PEMILIK MOBIL MEWAH JENIS PORSCHE SEHARGA 3 M DIPERKIRAKAN PENDUDUK PANTAI UTARA PULAU KALIMANTAN


foto : istimewa


ENTIKONG -KALIMANTAN BARAT - Detiksatu.com
Keberhasilan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643 Wanara Sakti menggagalkan penyelundupan satu unit mobil mewah Porsche 911 seri Carerra di jalur tikus di Guna Banir, Kecamatan Sekayam ,Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia beberapa waktu lalu masih menyimpan tanda tanya di berbagai Masyarakat yang berada di perbatasan. 

Menurut informasi yang beredar di kalangan masyarakat, ada yang menyebutkan mobil mewah tersebut berasal dari Negara Brunei Darussalam dengan nota Bene pemiliknya berarti orang Brunei, dan dugaan ini di jawab di salah satu akun Facebook orang Brunei yang bernama Salleh Suaili dan akun Facebook Haji Ahmad. Dalam akun Facebook tersebut mereka mengatakan memang benar di duga pemilik mobil tersebut orang Brunei Darussalam.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf. Dwi Agung Prihanto mengatakan pengungkapan penyelundupan ini berawal dari informasi masyarakat yang mengabarkan akan ada pemasukan mobil mewah dari Malaysia melalui jalur lintas batas di Sekayam tepatnya di dusun Guna Banir.

"Informasi itu kami tindak lanjuti dengan melakukan pengendapan di jalur-jalur yang berpotensi digunakan untuk memasukkan mobil. Kemudian kami bentuk tim khusus. Malam itu, tim sudah disana, ada suara mobil mengarah ke seputaran Camp Ngabang diantara Segumon dengan Guna Banir," kata Mayor Inf. Dwi Agung Prihanto saat merilis tangkapan mobil mewah, Jumat (26/7/2019).

Agung mengatakan, tim ini lantas merapat ke sumber suara dan menemukan satu unit Porsche 911 seri Carerra tanpa pengemudi. Tim kemudian mengintai mobil itu hingga keesokan harinya, namun pengemudi maupun penjemput mobil pabrikan Jerman tersebut tidak muncul.

"Karena tidak ada yang datang untuk mengambil, siang itu mobilnya kami amankan ke Kotis," ujar dia.

Temuan Porsche 911 seri Carerra di jalur tikus ini selanjutnya diselidiki Polsek Entikong bersama Bea Cukai dan Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong. Waka Polsek Entikong Iptu Eeng Suwenda menyebutkan ada beberapa nama yang dicurigai terlibat penyelundupan mobil mewah itu.

"Kita sudah mengantongi nama-nama yang dicurigai terlibat dalam kasus penyelundupan Porsche 911 yang ditemukan Satgas Pamtas ini. Kalau memang cukup bukti akan kita proses hukum," sebut Eeng.

Mobil sport senilai Rp 3 Miliar itu diduga sengaja ditinggalkan pembawanya di jalur tikus agar menjadi barang temuan dan disita negara lalu dilelang. Pemesan mobil keluaran tahun 1979 ini diduga mengincar proses lelang untuk memiliki kendaraan mewah dua pintu itu.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Kepatuhan Internal Bea Cukai Entikong, Erif Budi Safety mengatakan Bea Cukai akan mencari jalan agar mobil selundupan tersebut tidak jatuh ke tangan pemesannya. "Kita berikan efek jera kepada pelaku. Kita cari cara agar mobil ini bisa dijadikan monumen di PLBN Entikong supaya penyelundupnya kapok," ujar Erif.

Sementara itu, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong Akwan Annas mengungkapkan sindikat penyelundupan mobil mewah ini menggunakan pola terputus agar pemilik maupun pemesannya tidak terendus.

"Hasil penelusuran dan koordinasi ke beberapa tempat, mobil ini tujuannya ke Semarang. Mobilnya itu dari sini dibawa ke Kumai (Kalimantan Tengah) dulu, dari Kumai dibawa lagi ke Semarang. Mereka gunakan jaringan terputus," tutur Akwan (liber/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *