Sekda Sintang Kukuhkan Tim Pesparani Kabupaten Sintang


SINTANG. Bupati Sintang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si mengukuhkan 250 orang kontingen Kabupaten Sintang untuk mengikuti audisi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 8 Oktober 2019. Dengan dikukuhkannya kontingen Kabupaten Sintang tersebut, maka proses persiapan dan latihan akan segera dimulai untuk menuju audisi di Pontianak yang akan dilaksanakan akhir Desember 2019 mendatang. 

Sebanyak 250 anggota kontingen Kabupaten Sintang tersebut akan mengikuti seluruh kategori perlombaan yakni 13 kategori. Hadir dalam pembekalan dan pengukuhan tersebut, Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag. M. Si, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) Provinsi Kalimantan Barat Ignasius Liyong, Kepala OPD, Ketua LP3K Kabupaten Sintang Agustinus Hata dan jajaran pengurus, Anggota DPRD Sintang, pelatih, pengawas dan anggota kontingen Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan dan pengukuhan ini merupakan sebuah tahap yang harus dilakukan. 


“Kami berharap peserta yang yang sudah disiapkan bisa ikut audisi di Pontianak nanti dengan kondisi yang prima. Bahkan kami berharap tim Sintang bisa mengikuti Pesparani nasional di Kupang nanti. Kami juga berharap LP3K Kabupaten Sintang bisa bekerjasama dengan Pemkab Sintang dan Kementerian Agama Kabupaten Sintang dalam menyusun program kerja kedepanya,” harap Sekda Sintang.  

“Ke depannya, dalam melakukan seleksi tim Pesparani, kami berharap bisa dilakukan audisi sampai ke kecamatan. Sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa ikut. Kami juga mendorong agar bisa dibentuk LP3K Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang. Mari kita hadapi tantangan-tantangan yang ada secara bersama-sama. Saya berpesan kepada seluruh peserta agar berlatihlah dengan serius dan selalu kompak dalam mempersiapkan diri. Bawalah nama baik Kabupaten Sintang pada audisi tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak nantinya,” pesan Yosepha Hasnah.

Sementara itu Ketua LP3K Provinsi Kalimantan Barat Ignatius Liyong mengharapkan proses latihan nanti dapat menghasilkan paduan suara yang baik dan Sintang bisa tampil baik saat audisi di Pontianak. 

“Ada 13 kabupaten kota yang akan bersaing di Pontianak nanti. Yang tampil terbaik dan menang akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat ke Pesparani Nasional di Kupang Nusa Tenggara Timur. Saya berharap ada kerjasama yang baik antara LP3K Kabupaten Sintang dengan pihak Keuskupan Sintang. Saya juga minta pembinaan yang merata sampai ke paroki di Kabupaten Sintang. Jangan sampai yang di bina hanya yang ada di Kota Sintang saja. Kami siap mendukung kalau ada pembinaan di Kabupaten Sintang bahkan Se Keuskupan Sintang yang terdiri dari 3 kabupaten,” terang Ignasius Liyong.

“Mengadakan Pesparani Tingkat Kabupaten Sintang dengan mengumpulkan paroki yang ada tentu bukan pekerjaan mudah. Tetapi perlu dibicarakan lebih serius ke depanya. Saya juga mendorong agar saat bulan kitab suci nasional, bisa diadakan lomba-lomba yang sesuai dengan kategori perlombaan yang ada di Pesparani,” tambah Ignasius Liyong.

H. Anuar Akhmad Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang mendorong LP3K Kabupaten Sintang agar lebih aktif membina masyarakat dalam hal Pesparani ini. “Pemerintah tidak mampu bekerja sendiri membina masyarakat. Maka peran LP3KD Sintang sangat penting dalam pembinaan umat Bergama ini, maka silakan membantu pemerintah. Kepada pelatih, pengawas dan peserta untuk bekerja dengan serius. Berlatihlah dengan serius dan sepenuh hati. Juara bukan satu-satunya tujuan. Luangkan waktu dan kesempatan untuk berlatih dan mempersiapkan tim dengan baik,” pesan H Anuar Akhmad. 

Agustinus Hatta Ketua LP3K Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Sintang akan mengikuti 13 kategori perlombaan di Pontianak nanti. “dari 13 kategori tersebut, total anggota kita berjumlah 250 orang yang akan mengikuti 6 kategori paduan suara, 4 kategori mazmur, 2 kategori cerdas cermat, dan satu kategori bertutur kitab suci. Dalam memilih anggota, kita sudah melakukan audisi sejak Mei 2019 lalu dan ada yang dilakukan rekrutmen langsung,” terang Agustinus Hatta.

“Selanjutnya 250 peserta ini akan mulai melakukan persiapan dan latihan yang terus menerus dan ketat. Saya berharap, dua bulan kedepan, kita sudah memiliki tim yang solid dan siap bersaing. Sebanyak 250 anggota ini adalah harapan masyarakat Kabupaten Sintang untuk menunjukan prestasi terbaik, lebih-lebih bisa lolos audisi tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” tutup Agustinus Hatta. (Hms/Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *