Gibran Membantah Ada Dinasti Politik Saat Mencalonkan Diri di Pilwalkot Solo

Foto: kompas.com


Detiksatu.com
Putra sulung Presiden Jokowi , Gibran Rakabuming membantah bahwa dirinya mengikuti pilwalkot karena adanya dinasti politik didalamnya, Menurutnya kalau ada niatan dinasti politik maka Gibran meminta jatah menteri kepada ayahnya Jokowi yang menjabat sebagai presiden sekarang ini. Ia beranggapan bahwa saat ini dia sedang mengikuti perlombaan untuk dapat meraih hati masyarakat Solo. 

Gibran pun siap kalau dirinya tidak sipil oleh masyarakat solo sebab dirinya akan berjuang sebaik mungkin tanpa embel-embel dari nama besar orangtuanya. Menurutnya kebanyakan orang akan bilang bahwa ini adalah dinasti politik. Namun, ia juga berujar kalau dia bisa saja menang ataupun kalah dalam persaingan Pilwalkot Solo yang akan diselenggarakan tahun 2020. Gibran memang awalnya mengakui bahwa dirinya tidak mau terjun ke dunia politik karena imej yang kurang baik dari orang sekitar terhadapnya. Akan tetapi, dia ingin membuktikan bahwa anggapan itu salah. Bahwa jika menjadi seorang politikus menurutnya bisa membantu banyak orang yang membutuhkan.

Gilbran kembali berpendapat bahwa kalau dirinya selama ini menjadi pengusaha bisa memperkerjakan seluruh karyawannya. Sedangkan jika menjadi seorang pemimpin daerah dia bisa menyentuh semua kalangan baik miskin maupun kaya.

 "Kalau pengusaha, punya pegawai, ratusan pegawai, bisa menghidupi orang banyak. Ketika punya perusahaan punya dana CSR misal Rp100juta, Rp200 juta, Rp1 miliar hingga Rp 2 miliar berapa dari uang itu yang bisa sentuh masyarakat?," ungkap dia. 

Saat ini ia ingin mengubah mindset yang selalu kurang baik dimata masyarakat. Dalam hal ini Gibran ingin menunjukkan kepada kaum muda untuk tampil sebagai seorang pemimpin. Selain itu, ia juga berharap kepada anak muda untuk menjadi penggerak ekonomi bangsa dan moralnya. 

Sehingga anak muda bukan hanya menjadi objek saja namun harus bisa berbuat banyak kepada negara kita ini. Gibran saat ini sudah berstatus kader PDI Perjuangan. Ia juga sempat menyambangi kediaman Megawati untuk meminta restu atas niatannya maju dalam Pemilihan Wali Kota Solo 2020.

Beberapa hari lalu Gibran mengunjungi kediaman dari ketua umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ia berujar ingin sekali terjun ke dunia politik untuk menjadi peran anak muda semakin dibutuhkan zaman sekarang. 

Sehingga ia ingin maju mewakili anak muda milenial untuk bisa membuat perubahan terhadap Indonesia. Pada awalnya Gibran Rakabuming Raka sempat meragukan dengan partai yang mengusungnya partai PDIP. Namun, setelah di ajak oleh Sekretaris Jenderal PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto untuk berkunjung ke kantor PDIP Perjuangan Gibran mengutarakan ingin mencalonkan dirinya sebagai walikota solo. Saat itu, kata dia, ia ditunjukkan Hasto tentang Internet of Things (IoT) dan teknologi informasi (TI) yang dimiliki partai tersebut.

Dua merasa kalau Partai yang mengusungnya ini mempunyai pengalaman terhadap dunia perpolitikan di Indonesia. Bahkan menurutnya visi dan misi PDIP yang bisa menampilkan aspirasi anak muda zaman sekarang. Diketahui, Gibran mendaftarkan diri sebagai anggota PDIP Solo pada Senin (23/9/2019).

Gibran membuat kartu anggota (KTA) PDI-P di kantor PDIP Solo, Jl Hasanudin Nomor 26, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo. Jika dirinya terpilih nantinya Gibran akan mendorong anak muda karena dari sisi pola pikir, mereka lebih mudah diarahkan dan dibentuk. Selain itu, mereka juga loyal.

 "Muda bukan sekadar usia tetapi juga cara berpikir, berkreasi, berinovasi, dan bergerak maju," katanya. 

Seperti diketahui Gibran menjadi salah satu pengusaha muda asal Solo tengah mengembangkan kerajaan bisnisnya di beberapa kota di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah bisnis kuliner Mangkok Ku dan Goola. Selain itu, ia tengah menjalankan bisnis rintisan Wahyoo.


Penulis : Yohana Dindin

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *