Kinerja Tuntas Dengan Manajemen Kerja Yang Baik


Detiksatu.com
Ada banyak pekerjaan yang menghasilkan kinerja sesuai perencanaan namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada pekerjaan yang akan menghasilkan kinerja kurang baik sehingga semuanya terasa sia-sia dan sedikit membuat kekecewaan. 

Hal ini menjadi suatu pertanyaan bahwa diamanakah letak permasalahannya sehingga perencanaan yang telah dibuat tidak mencapai standar kinerja yang telah ditetapkan.

Penulis ingin mengatakan bahwa kemungkinan hal yang menjadi kendala dari kinerja yang telah ditetapkan adalah orang yang membuat hal tersebut belum sepenuhnya mengerti bagaimana memanajemen pekerjaan dengan baik serta mereka tidak tahu apa yang harus ada di dalam diri mereka untuk membantu proses pengerjaan sehingga terlihat mudah untuk dilakukan.

Hal pertama yang harus kita lakukan supaya proses pengerjaan kita terasa mudah untuk dilakukan adalah memiliki “komitmen” dan “cinta”. 

Komitmen dan cinta dapat membuat kita merasa lebih mudah untuk melakukan pekerjaan, ketika kita sudah memiliki komitmen dan cinta semua pekerjaan akan berjalan sebagaimana mestinya seperti semuanya akan mengalir begitu saja. 

Seringkali kita merasa malas untuk melakukan suatu pekerjaan yang harus dilakukan dan harus secepatnya diselesaikan, rasa malas ini ada dikarenakan kita belum memiliki komitmen dan cinta kepada pekerjaan kita. 

Jadi cobalah untuk menubuhkan komitmen dan cinta, berkomitmen pada diri sendiri dan pekerjaan yang akan dilakukan akan membuat kita merasa bahwa hal tersebut sudah menjadi tanggungjawab penuh untuk kita dan akan menjadi suatu hal yang memang harus secepatnya diselesaikan dengan tidak menunda-nunda atau bermalas-malasan, cintailah apapun profesimu sekarang seperti kamu mencintai orang tuamu ataupun kekasihmu, ketika kamu sudah mencintai pekerjaanmu itu kamu akan melakukan pekerjaan itu meskipun ada permasalahan yang terjadi kamu akan mencoba untuk merasakan berpikir positif bahwa pekerjaan itu mudah untuk dilakukan dan diseleksaikan.

Tidak sedikit terjadinya suatu perencanaan yang pada akhirnya tidak menghasilkan kinerja sesuai standar yang telah ditetapkan sehingga hal tersebut kadang membuat kita merasa kecewa serta merasa putus asa dan ingin menyerah. 

Dalam melakukan banyak pekerjaan tentunya kita harus bisa memanajemen pekerjaan tersebut namun tentunya kita harus mengetahui arti dari manajemen supaya tidak ada langkah-langkahnya yang akan terlewatkan. 

Cobalah berpikir bahwa percuma saja kita membuat suatu pekerjaan sedetail mungkin tetapi kita tidak mengetahui arti dari manajemen sehingga ada langkah-langkah yang terlewatkan, semuanya hanya buang-buang waktu saja. Dengan demikian kita harus mengetahui cara bagaimana memanajemen pekerjaan.

Manajemen memiliki fungsinya sendiri sehingga dari fungsi manajemen itu sendiri langkah yang harus kita lakukan adalah menyusun sebuah perencanaan yang akan kita kerjakan dan kita harus menetapkan standar kinerja yang harus dicapai, jika kita tidak memiliki standar kinerja yang harus dicapai apa gunanya kita membuat sebuah perencanaan. 

Untuk mencapai standar kinerja yang telah ditetapkan tentunya kita membutuhkan bantuan dari orang lain, dari orang-orang yang terpilih tersebut dibuatlah suatu organisasi dengan menepatkan orang-orang yang akan membantu sesuai keahlian mereka masing-masing, jika tidak ditempatkan sesuai porsinya bagaimana bisa manajemen tersebut dapat berjalan lancar. 

Dari organisasi yang telah dibuat tersebut tentunya ada seorang manejer yang dibutuhkan untuk  mengarahkan dan mengawasi para pekerja sehingga tidak menyimpang dari perencanan yang telah dibuat, jika tidak diarahkan dan diawasi takunya para pekerja tersebut aka nasal kerja namun tentunya seorang manejer harus lebih gesit dari para pekerja dan harus bisa memberikan motivasi kepada para pekerja.

Ada banyak hal yang diperlukan untuk menjalankan proses manajemen kerja tersebut, kita membutuhkan bahan yang akan kita jadikan produk yang menjadi standar kinerja yang harus dicapai, kita juga membutuhkan bantuan dari teknologi yang kian hari makin canggih dengan begitu akan mempercepat proses pengerjaannya, kita memerlukan informasi-informasi yang akan kita jadikan acuan ataupun sebagai bahan perbandingan, kita memerlukan cara atau metode apa yang harus kita pakai dan sesuai dengan apa yang ingin kita capai, kita membutuhkan manusia untuk mengerjakannya, kita membutuhkan modal untuk memenuhi segala perlengkapan dan bahan yang diperlukan serta untuk menggaji karyawan sehingga setelah hal-hal tersebut terpenuhi akan diproses dan menghasilkan suatu kinerja atau produk jadi yang akan dipasarkan.

Hal lain yang harus kita lakukan selain memahami apa itu manajemen, terkadang kita juga harus mencari informasi, melihat, dan membandingkan tata cara manajemen yang lebih baik dari orang-orang maupun organisasi atau perusahaan yang berhasil melakukan manajemen pekerjaan. 

Namun hal utama yang harus kita buat sedemikian rupa adalah manajemen waktu sehingga jika waktu atau jadwal sudah tertata rapi tidak akan terjadi suatu bentrok waktu atau jadwal, jika terjadi suatu bentrokan maka harus ditata ulang dan itu akan membuat semangat kita pudar.


Ada pepatah mengakatan, kita semua adalah manusia biasa yang tak luput dengan kesalahan namun dari kesalahan itu kita dapat mendaur ulang dan merevisinya menjadi lebih baik. Intinya berikan komitmen kepada diri sendiri dan cintailah apapun profesimu maka kamu dapat memanajemen kerja untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas. Ini hanyalah opini penulis dengan harapan dapat dijadikan sebuah saran bagi pembaca.


Penulis : Kepen Muhamat Nugroho

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *