Dewan Sintang Tak Permasalahkan BLT Dana Desa Dalam Bentuk Uang

SINTANG – Wakil Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward tak mempermasalahkan jika BLT Dana Desa yang diperuntukan bagi masyarakat miskin di desa diberikan dalam bentuk tunai langsung atau sembako.

Hal itu disampaikannya menanggapi pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin di desa terdampak COVID-19 bukan berbentuk barang ataupun sembako, melainkan dalam bentuk uang.

Tak masalah, BLT Dana Desa itu mau dalam bentuk uang atau sembako tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama pandemi covid 19 di Sintang, khususnya mereka yang berada pada garis rentan miskin seperti buruh, pekerja harian, sopir angkot dan lain sebagainya, terangnya kepada media ini melalui pesan whatsapp, Sabtu (18/4/2020).

Namun dirinya berharap, BLT ini harus sesuai dengan yang disampaikan yakni Rp 600 ribu selama 3 bulan.

Sementara itu, dihubungi terpisah melalui whatsapp, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni membenarkan adanya Permendes No.6/2020 yang merupakan perubahan atas Permendes No. 11/2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020.

“Memang benar bahwa Kemendes aturan baru soal penggunaan dana desa. Sedang kita siap edaran bupati tindak lanjut Permendes No.6/2020. Mudah-mudahan hari Senin nanti sudah ditanda tangani oleh Bupati,” ujar Herkulanus Roni, yang saat dihubungi tengah berada di Desa jasa, untuk memonitor stabilitas ekonomi/sembako.

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *