• April 13, 2021

Anastasia Hadiri Muscab dan HUT IBI Kabupaten Sintang

 Anastasia Hadiri Muscab dan HUT IBI Kabupaten Sintang

SINTANG.
Bupati Sintang dr H Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri acara puncak
Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia VII dan Peringatan Hari Ulang
Tahun IBI Ke 68 Tahun 2019 di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Jalan YC
Oevang Oeray Sintang pada Sabtu, 2 Nopember 2019. Peringatan Hari Ulang
Tahun IBI Ke 68 Tahun 2019 mengambil tema Bidan Melindungi Hak Kesehatan
Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan
Kebidanan. Hadir 384 anggota IBI Kabupaten Sintang, Ketua Pengurus
Daerah IBI Provinsi Kalimantan Barat Uray Rusdiana, Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Sintang dr Harisinto Linoh, anggota Forkopimda
Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya. Bupati Sintang dr H Jarot
Winarno dihadapan anggota IBI Kabupaten Sintang menyamapaikan peranan
bidan sangat penting dari dulu hingga sekarang. “kita ini ingin menjadi
bangsa yang besar tajun 2045 atau tepat satu abad Indonesia merdeka
asalkan dua hal kita harus kejar untuk bisa menjadi bangsa besar. Yang
pertama adalah bangsa kita harus mampu memacu pertumbuhan ekonomi diatas
5 persen dengan terus meningkatkan inovasi. Kita harus melakukan
pekerjaan dan tugas kita dengan yang luar biasa bukan yang biasa-biasa
saja. Kedua adalah dengan meacu pembangunan manusianya. Maka saya senang
bidan terus menggaungkan pemberdayaan masyarakat” terang Bupati
Sintang. “data saat ini, kalau ada 1.000 ibu melahirkan maka 4
diantaranya meninggal. Dan 80 persen sudah ditangani bidan sisanya masih
ke dukun beranak atau profesi diluar bidan. Dan 80 persen masyarakat
sudah menggunakan fasilitas kesehatan dan menggunakan jasa bidan ini.
Data lainnya dari 1.000 anak balita. Maka 310 diantaranya tinggi
badannya tidak sesuai umur atau stunting. Saat ini di Sintang masih
ditemukan 31 persen angka stunting. Maka kita terus pacu program untuk
menurunkan angka stunting ini” tambah Bupati Sintang. “peranan bidan
untuk menuju Indonesia emas sangat besar khususnya terkait kesehatan.
Pahala bidan sangat besar di pedalaman. Maka sejak saya menjadi Bupati,
dari total 200 bidan yang magang, kita sudah angkat 100 menjadi kontrak.
Pada penerimaan CPNS Tahun 2019 ini, kita buka 39 formasi untuk tenaga
bidan. Tetapi tempatnya jauh. Kalian harus berani ambil meskipun jauh.
Bidan juga harus mampu menghadapi era 4.0. mau tidak mau, kalian harus
hadapi. Misalkan download aplikasi aplikasi kesehatan yang bisa membantu
pekerjaan kalian” saran Bupati Sintang. “secara global ada 3 tantangan
yang harus dihadapi yakni tingginya angka kematian ibu, rendahnya
toleransi tehadap HIV AIDS dan rendahnya pemahaman kesadaran seksual
serta program Keluarga Berencana yang sudah mengalami kemunduran” tambah
Bupati Sintang. Hj. Uray Rosidana Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi
Kalimantan Barat menyampaikan Muscab merupakan forum tertinggi
organisasi kita dan wadah komunikasi para anggota. “Kepada pengurus yang
baru agar memberikan yang terbaik kepada anggota IBI di Sintang.
Kembangkan organisasi dengan baik. Jaga kekompakan anggota dengan baik.
Saya juga minta agar pengurus mampu mengayomi anggota IBI dengan baik”
pesan Hj. Uray Rosidana Memi Sukaesih Ketua IBI Sintang periode
2013-2018 menyampaikan IBI Sintang sudah melaksanakan musyawarah cabang
dan sudah memiliki kepengurusan yang baru. “IBI harus terus meningkatkan
kemampuan anggota, bergerak membangun kesehatan ibu dan anak untuk
mencapai derajat kesehatan. IBI berusaha melaksanakan tugas dengan baik.
Kami juga sudah diterima oleh masyarakat dengan baik dan didukung
banyak pihak. IBI di Sintang sudah berdiri sejak 1982. Dan sudah diakui
oleh IBI Provinsi Kalimantan Barat. Terima kasih kepada bidan senior
yang sudah mendirikan organisasi IBI di Sintang ini. Awalnya IBI hanya
beranggotakan 50 orang saja, namun kini sudah 612 orang tersebar di
pedalaman14 kecamatan. Sumber Daya Manusia bidan di Sintang akan terus
ditingkatkan untuk menindaklanjuti pelaksanaan Undang-undang Kebidanan
Nomor 4 Tahun 2019. Bidan harus meningkatkan jenjang pendidikan. Kami
menargetkan 7 tahun kedepan seluruh anggota IBI Sintang harus sudah
mengambil profesi atau sudah strata 1. Mohon dukungan Pemkab Sintang dan
institusi pendidikan agar anggota IBI Sintang bisa mengambil pendidikan
strata 1. Pemkab Sintang mohon permudah ijin belajar para bidan untuk
melanjutkan studinya” harap Memi Sukaesih Ketua Panitia Muscab dan
Peringatan HUT IBI Kabupaten Sintang Nyemas Yuli Sri Ayu menyampaikan
bahwa untuk memperingati HUT IBI Sintang, pihaknya sudah melaksanakan
kegiatan seperti bakti sosial berupa pelayanan kesehatan, anjangsana ke
rumah sesepuh, tabur bunga ke makam sesepuh, senam bersama, seminar
pengembangan soft skill untuk menunjang profesi kebidanan dalam
memberdayakan masyarakat. Kami juga sudah melaksanakan musyawarah cabang
IBI Sintang. Peserta seminar dihadiri 384 anggota IBI Sintang” terang
Nyemas Yuli Sri Ayu.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post