• April 13, 2021

Askiman Buka Puasa Bersama Dengan Anak-Anak Panti Asuhan di Balai Pegodai

 Askiman Buka Puasa Bersama Dengan Anak-Anak Panti Asuhan di Balai Pegodai

Wakil
Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menggelar silaturrahmi dan buka puasa bersama
anak-anak Panti Asuhan Hira dan Jurnalis di Balai Pegodai pada Senin, 18 Mei
2020. Dalam acara buka puasa bersama tersebut, hadir memberikan tausyiah adalah
Ustadz H. Senen Maryono.

Wakil Bupati Sintang Drs.
Askiman, MM menjelaskan sebenarnya melaksanakan kegiatan seperti ini tidak
apa-apa asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan
sebelum dan sesudah acara, mengukur suhu tubuh, memakai masker dan menjaga
jarak duduk.

kegiatan berbuka puasa bersama
sebenarnya sudah rutin saya laksanakan untuk menjalin silaturahmi dengan umat
beragama. Kita rindu dengan kegiatan dan suasana ini. Disaat pandemic Covid-19
ini, kita harus mengandalkan kekuatan Tuhan selain kemampuan diri kita. Virus
corona ini satu-satunya penyakit yang mampu menghalangi hubungan kita dengan
Tuhan. Perkembangan virus corona ini sudah luar biasa, sudah 3 bulan dunia
menjadi mencekam karena penyebaran virus corona terang Askiman.

Saya menduga ini disebabkan
kita kurang dekat dengan Tuhan. Memang kita sudah menjalankan ibadah di rumah,
tetapi juga ada orang lain yang memang memerlukan tempat dan bimbingan orang
lain. Kita jangan cemas dengan kondisi ini, tetapi kita wajib berjaga-jaga
dengan menjaga kebersihan diri dan menjaga kebersihan pikiran sehingga kita
menjadi pribadi yang baik. Orang Tanpa Gejala memang terus meningkat di
Kabupaten Sintang, tetapi jangan takut, OTG belum tentu karena virus corona,
bisa saja karena virus lain seperti influenza atau virus lain. Saya yakin
Sintang adalah kota yang diberkati Tuhan. Sintang adalah sehat yang sehat dan
aman tambah Wabup Sintang

Ustadz H. Senen Maryono
mengajak semua jurnalis dan anak anak panti asuhan untuk selalu optimis. mari
kita menjalankan ibadah puasa dengan baik. Nilai puasa yakni nilai solidaritas
dan kesetiakawanan sosial. Kita saling menghargai antar umat beragama. Semoga
kita semua sehat dan dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa terang Ustadz H. Senen
Maryono

puasa menjadi senjata
pamungkas untuk melawan corona. Setelah selesai puasa. Puasa harus iklas dan
yakin sehingga kita mampu menjalankan ibadah puasa. Dengan puasa, Allah SWT
akan memberikan kekuatan dan tameng untuk melindungi diri dari godaan setan dan
sifat amarah. Kita juga akan dihindarkan dari hal yang tidak baik. Kalau kita
berbuka puasa disarankan agar minum air yang hangat. Jangan minum air dingin
atau es. Dan jangan makan yang gorengan tetapi yang manis dan lembut tambah
Ustadz H. Senen Maryono

puasa membuat pola makan kita
menjadi teratur. Sehingga akan terhindar dari penyakit maag. Selama puasa kita
tidak boleh negatif thinking tetapi selalu positif thinking. Kita juga dilarang
bicara yang tidak baik. Orang yang berpuasa akan terjaga fisik dan rohaninya.
Tubuh menjadi sehat dan pikiran menjadi bersih dan baik. Maka kita akan optimis
menghadapi hidup termasuk menghadapi merebaknya virus corona

Kita berdoa supaya virus
corona segera hilang dimuka bumi tambah Ustadz H. Senen Maryono.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post