• April 11, 2021

Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke-III Ttahun 2021,Kembali Di Laksana Dengan Protokol Kesehatan

 Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke-III Ttahun 2021,Kembali Di Laksana Dengan Protokol Kesehatan

Sanggau,Detiksatu.com 

Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke-III  tahun 2021,Kembali digelar selama 2 Hari di mulai dari tanggal 20-21 Februari 2021 di Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. 

Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Wakil Bupati Sanggau Dan Juga Sekaligus sebagai Ketua DAD Kabupaten Sanggau,Yohanes Ontot,Pada 20 Februari 2021.

Disampaikan oleh Rona Selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan bahwa kegiatan Bekudoung Poto Tono Hibun Ke-III di hadiri dari Perwakilan 92 Kampung dan terdiri dari 5 Wilayah. 

“Kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke-III  tahun 2021 dengan agenda laporan dan evaluasi perkembangan dari program kegiatan Tahun 2020 perjalanan Pemangkou Poyo Tono Hibun, Menyusun program kerja Tahun 2021 Pemangkou Poyo Tono Hibun, Hal-hal lain yang dianggap perlu untuk perkembangan dan kemajuan Sub Suku Hibun di Kabupaten Sanggau”Ujar Rona

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Sanggau berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi positif seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan Pemerintah Daerah hingga ke tingkat nasional. 

“Saya berharap dengan adanya Kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun ke-III ini tentu dapat melahirkan banyak hal, terutama bagi kepentingan masyarakat suku Dayak di Sanggau kemudian tentu hasilnya juga akan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan daerah dan sampai di tingkat Nasional. Saya juga yakin bahwa adat dayak ini mampu memberikan kontribusi yang besar dalam rangka bagaimana kita membantu pemerintah dalam menjaga banyak hal seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan pemerintah” Tuturnya. 

Lanjut Ketua DAD Kabupaten Sanggau “Kemudian kita berharap nanti dari kegiatan ini akan mampu untuk melahirkan sebuah kesepakatan internal agar orang dayak Hibun ini tetap kompak, bersatu, dan bersinergi dengan sesama. Komitmen ini harus  tetap kita jaga untuk mencegah perkelahian antar sesama terutama dalam konteks politik”. 

Masyarakat Hibun harus mampu bersinergi dengan banyak sub suku/etnis yang ada di Kabupaten Sanggau sehingga dapat menjadi suku yang mampu disegani oleh masyarakat secara luas. 

“Orang segan sama kita ini bukan karena kekuatan tetapi bagaimana cara kita berkomunikasi dan mensinergikan banyak hal menjadi sesuatu kekuatan bersama untuk kita membangun Kabupaten Sanggau ini”, tegasnya. (Red) 

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post