• Mei 17, 2021

BUPATI SINTANG HADIRI PENUTUPAN FESTIVAL DANAU SENTARUM

 BUPATI SINTANG HADIRI PENUTUPAN FESTIVAL DANAU SENTARUM


Ribuan
masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu memadati kawasan lapangan Kantor Camat Batang
Lupar untuk menyaksikan malam penutupan festival danau sentarum tahun 2018,
dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno juga menghadiri
kegiatan malam penutupan festival danau sentarum tahun 2018 yang
diselenggarakan di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, pada hari
Minggu (28/10/2018).
Dalam
kegiatan penutupan festival Danau Sentarum tersebut, hadir pula Komandan Korem
121/ABW, para delegasi tamu kenegaraan Malaysia, Bupati Kapuas Hulu, jajaran
forkopimda dan pimpinan OPD yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas
Hulu.
Seusai
kegiatan malam penutupan festival danau sentarum tahun 2018, Bupati Sintang,
Jarot Winarno mengatakan bahwa kegiatan festival Danau Sentarum di Kecamatan
Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu sangat baik, “ini merupakan salah satu
promosi wisata di Kalbar khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, tentu ini sangat baik
diselenggarakan agar para wisatawan lokal maupun luar negeri bisa mengenal
lebih dalam potensi-potensi alam yang ada di wilayah Kalimantan Barat khususnya
di Kabupaten Kapuas Hulu ini”, kata Jarot.
Jarot
menambahkan selain itu juga antusiasme para peserta juga terlihat ramai
mengikuti beberapa event yang diselenggarakan oleh panitia festival danau
sentarum tahun 2018, “saya tadi lihat pas mau menuju ke Kecamatan Batang Lupar
dari Kecamatan Badau melihat peserta mengikuti lomba sepeda jantung borneo, ada
yang tua tua juga ikut bahkan sampai finish, tentu ini menjadikan event danau
sentarum ini terlihat ramai”, tambahnya.
Apalagi
sambung Jarot, sebelum malam penutupan digelar, Bupati Sintang Jarot Winarno
juga menyempatkan diri untuk berkeliling danau sentarum, “sungguh luar biasa
danau sentarum ini, dengan pemandangan yang alami, hutan-hutan, dan danau yang
luas memberikan pemandangan yang sangat indah, tentu ini alam harus kita jaga
bersama”, sambungnya.
Kemudian
Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir mengatakan bahwa kegiatan Festival Danau
Sentarum tahun 2018 ini diselenggarakan untuk mempromosikan potensi wisata di
Kabupaten Kapuas Hulu, “tentunya kita ingin memperkenalkan dan mempromosikan
potensi wisata yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu yaitu Taman Nasional Danau
Sentarum dan Taman Nasional Betung Kerihun, sehingga para wisatawan lokal dan
mancanegara bisa mengenal lebih dekat apa itu danau sentarum”, kata Bupati
Kapuas Hulu.
Bupati
Kapuas Hulu menginginkan dengan telah diselenggarakannya festival Danau Sentarum
ini dapat menjadikan pembangunan daerah yang strategis, “kita berupaya
membangun pembangunan dengan sistem ekowisata, strategi pembangunan ini
tentunya sangat selaras dengan nilai-nilai konservasi alam, sehingga nilai
konservasi alam ini bisa kita jual dan kita jaga bersama”, tuturnya.
Selanjutnya,
Ketua Panitia Pelaksanaan kegiatan Danau Sentarum tahun 2018, Muhammad Yusuf
mengatakan bahwa festival Danau Sentarum ini menggelar beberapa kegiatan dan
event yang diikuti peserta dari dalam dan luar Negeri, “kita selenggarakan
lomba sumpit, lomba gasing, lomba perahu bidar di kawasan danau Sentarum,
kemudian pemilihan duta putra-putri danau sentarum, menggelar kegiatan
pagelaran musik etnik, kemudian melaksanakan lomba masak makanan tradisional,
kontes arwana super-red, dan bersepeda di jantung borneo yang diikuti peserta
dari dalam dan luar negeri dengan rute dari Sri Aman Malaysia yang finishnya di
Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu”, kata Yusuf.
Ketua
Panitia menambahkan bahwa kegiatan festival danau sentarum ini dilaksanakan
dari tanggal 25 Oktober hingga 28 Oktober 2018, “jadi selama pelaksanaan
festival Danau Sentarum ini banyak sekali masyarakat yang hadir selama 24 jam
di Kecamatan Batang Lupar ini, hingga saat ini kurang lebih ada 3000 orang
pengunjung pada festival danau sentarum, ini sangat luar biasa dan estimasi
penghasilan para pedagang 1-1,5 Juta rupiah perhari”, tambahnya.
Festival
Danau Sentarum tahun 2018 resmi di tutup oleh Gubernur Kalimantan Barat yang
diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat dengan
ditandai dengan pemukulan kangkuang beserta Bupati Sintang, Komandan Korem
121/ABW dan jajaran pejabat lainnya.

Admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post