BUPATI SINTANG LAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA RUSUN

oleh

Bupati
Sintang, Jarot Winarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun
RSUD Rujukan AM. Djoen Sintang yang terletak dijalan Y.C Oevang Oeray Sintang,
pada hari Sabtu (4/8/2018), pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanaman
pohon oleh Bupati Sintang. 
Sebelum
melakukan peletakan batu pertama pembangunan rusun dan penanaman pohon, Bupati
Sintang, Jarot Winarno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada
Pemerintah Pusat terutama kepada Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat
yang dapat memberikan fasilitas penunjang tempat tinggal ini, “kita bahagia
karena kita di bantu oleh Pemerintah Pusat untuk membangun sarana tempat
tinggal seperti rumah susun ini bagi karyawan rumah sakit yang berada
dibelakang bangunan Rumah Sakit Umum Daerah Rujukan A.M Djoen ini, tentunya ini
menjadi satu fasilitas yang sangat membantu”, kata Jarot.
Selain
itu juga, tambah Jarot dalam sambutannya bahwa kehadiran rumah susun di lokasi
RSUD Rujukan AM. Djoen ini sangat membantu bagi para karyawan dan bahkan tidak
hanya untuk karyawan saja, “kebutuhan tempat tinggal bagi petugas atau karyawan
RSUD Rujukan sangat strategis dibangun, selain untuk tempat tinggal bagi
petugas RSUD, rusun ini juga menjadi rumah singgah bagi keluarga pasien yang
datang dari jauh luar kota Sintang bagi keluarga yang tidak dapat menginap
diluar, jadi rusun ini juga sebagai rumah singgah bagi mereka”, tambah Jarot. 
Menurut
Bupati Sintang, pembangunan rumah susun ini dilakukan semuanya oleh Pemerintah
Pusat, “jadi kita Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang diminta untuk menyiapkan
lahannya saja, yang sudah clear and clean, dengan demikian pembangunan rusun
ini tentunya berkaitan juga dengan pembangunan rumah sakit rujukan yang
dibangun oleh Kementrian PUPR, jadi kedepannya akan tersedia sarana kebutuhan
pasien, nanti di rusun ini ada mini marketnya, kemudian ada kedai kopi nya
sehingga ini akan menjadi pemenuhan kebutuhan keluarga pasien”, tuturnya. 
Bupati
Sintang berharap kepada pihak Pemerintah Pusat khususnya PUPR untuk dapat membangun
satu kawasan rumah susun lagi di area RSUD Rujukan A.M Djoen ini, “kita minta
kepada pihak PUPR kedepannya agar dapat membangun rumah susun bagi para dokter
spesialis, ya karena kita kan punya lahan area Rumah Sakit rujukan ini sangat
besar, mudah-mudahanlah dapat dibantu oleh Pemerintah Pusat pembangunan rumah
bagi dokter spesialis”, harapnya.
Sementara
itu, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR Provinsi
Kalimantan Barat, Rudi Karyantoko mengatakan bahwa tujuan didirikannya pembangunan
rumah sakit rujukan ini berguna untuk tempa tinggal bagi karyawan, “jadi kita
bangun rumah susun ini tujuannya untuk tempat tinggal para karyawan dan tenaga
kesehatan yang ada di RSUD Rujukan AM Djoen, selain itu juga nantinya kita
siapkan tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien sebagai rumah singgah di
rusun ini”, kata Rudi.
Kemudian
Rudi menjelaskan proyek pekerjaan rumah susun ini dihadapan Bupati Sintang dan
para tamu undangan yang hadir, “kita bangun rumah susun ini diatas lahan seluas
2834 meter persegi, dengan dimensi bangunan memiliki panjang 12,75 meter, dan
lebar 61,25 meter, memiliki tipe 36 dengan spesifikasi tiga lantai,  hunian sebanyak 42 unit, dan pembangunan
rumah susun ini menelan biaya sebesar 12,3 Milyar Rupiah yang dilaksanakan
selama 172 hari pekerjaan”, jelasnya.
Selain
itu, sambung Rudi menjelaskan secara spesifik pembangunan rumah susun ini,
“nanti dilantai satu kita ada bangun 10 unit hunian, kemudian diberikan
fasilitas publik seperti minimarket, mushola, ruang serbaguna, dan ruang
pengelola, kemudian untuk dilantai dua dan lantai tiganya kita bangun
masing-masing memiliki 16 unit hunian”, tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.