Bupati Sintang Lantik Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang Yang Baru

oleh

Bupati Sintang, Jarot Winarno
memimpin jalannya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan
pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang
dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Jumat, (18/06/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati
Sintang melantik Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru yakni H. Edy Harmaini,
yang telah mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi  (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Sintang
pada akhir tahun 2019 bersamaan dengan 9 OPD dilingkungan Pemkab Sintang, 8 JPT
sudah dilantik sejak 6 Januari 2020, sementara itu pelantikan H. Edy Harmaini
sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang belum bisa dilaksanakan
saat itu, sebab Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang H. Achmad
Dharmanata belum memasuki usia pensiun, sehingga baru dilaksanakan pada Jumat,
(18/06/2020).

Dalam sambutannya, Bupati
Sintang, Jarot Winarno, mengatakan bahwa Kabupaten Sintang merupakan Kabupaten
yang berkelanjutan sehingga Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru diharapkan
mampu mengimplementasikannya, “kita ketahui kabupaten yang berkelanjutan itu
adlaah menyelaraskan antara pelestarian lingkungan hidup dengan ekonomi
masyarakatnya serta penghormatan terhadap kearifan lokal, dengan demikian, hal
ini diharapkan Kadis LH yang baru dapat memahami konsep Sintang yang
berkelanjutan untuk mengimplementasikannya di seluruh Kabupaten Sintang”, kata
Jarot. 

Kemudian, Jarot juga mengingatkan
kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru dilantik agar senantiasa mampu
menghadapi tantangan kedepannya, “tugas saudara berat, karena kita saat ini
dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Non-Alam Nasional Covid-19, kita
ketahui bahwa Covid-19 itu erat korelasinya dengan kondisi kesehatan lingkungan
situasi pada ruang publik, sehingga tugasnya untuk terus berupaya menjaga
kebersihan kota, dan diseluruh Kabupaten Sintang ini agar penanganan Covid-19
dapat kondusif”, ucapnya.

Selain itu juga, Jarot
menambahkan bahwa tugas pokok Dinas Lingkungan Hidup harus mampu menghadapi
tantangan yang akan muncul mendatang, “kita sudah memasuki musim kemarau, dan
diprediksi akan mengalami kemarau panjang, seperti tahun sebelumnya kita
mengalami kebakaran hutan dan lahan disaat kemarau, tentu dengan terjadinya
karhutla disaat covid-19 akan memperburuk situasi, karena Karhutla dapat
memberikan dampak dampak penurunan bagi kualitas udara, inilah yang akan
menjadi tantangan saudara selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam rangka
penanganan Karhutla di Sintang”, tambahnya.

terkait penanggulangan Kebakaran
Hutan dan Lahan, Jarot mengingatkan agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk
terus berkoordinasi dengan instansi terkait, “harus selalu berkoordinasi dengan
instansi terkait dengan penanggulangan Karhutla, berkoordinasilah, karena kita
sudah membentuk Peraturan Bupati  yang disosialisasikan
untuk mengakomodir antara adat istiadat, kearifan lokal yang aman, untuk
menjaga kualitas udara di Sintang”, ujarnya.

Jarot berpesan kepada Kepala
Dinas Lingkungan Hidup agar terus bekerja dengan semangat, “saya yakin saudara
mampu menjalani dan menghadapi beberapa tantangan tersebut bersama jajaran di
Dinas Lingkungan Hidup, terus bekerjasama, semangat untuk Sintang yang lebih
maju, untuk Sintang yang berkelanjutan”, pesan Jarot.

 

Sementara itu, Kepala Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, H. Edy Harmaini, mengatakan bahwa dirinya
akan melihat apa program kerjanya, “langkah-langkah pertama setelah saya
dilantik saya harus konsolidasi dulu internal di Dinas Lingkungan Hidupm saya
harus mengetahui program kerjanya dulu, kemudian sumber daya manusianya seperti
apa, nanti kita review, karena selama ada Pandemi Covid-19 semua aturan berubah
seperti adanya protokol kesehatan, sehingga kinerja kita harus memperhatikan
soal protokol kesehatan, nah itu salah satunya yang akan kita lihat”, ucapnya.

Terkait tantangan kedepan yang
akan dihadapinya, H. Edy Harmaini selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup akan
terus berkoordinasi dengan pihak terkait, “banyak sekali tantangan yang harus
dihadapi, seperti terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, kita harus
mengantisipasi terjadinya Karhutla, kita cek dari Januari hingga Juni bagaimana
persiapannya, nanti kita evaluasi dan terus berkoordinasi dengan Organisasi
Perangkat Daerah terkait”, tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.