• April 17, 2021

Dewan Nilai Pertanian Dan Perkebunan Menjadi Jalan Pemulihan Ekonomi

 Dewan Nilai Pertanian Dan Perkebunan Menjadi Jalan Pemulihan Ekonomi

SINTANG-
Menjalani kehidupan dengan cara yang baru atau lebih dikenal dengan istilah new
normal saat ini sedang trend dibicarakan. Pola hidup baru ini merupakan dampak
pandemi covid 19 yang masih terus berlangsung. Dalam akun Instagramnya Bupati
Sintang, Jarot Winarno mengatakan sektor pertanian dan perkebunan adalah jalan
pemulihan kesehatan dan ekonomi Sintang.

Anggota DPRD Sintang, Zulherman, S.Sos mengatakan bahwa hal
ini merupakan strategi dasar untuk bertahan dalma masa pandemi. Diwawancarai
melalui telpon, Kamis (28/5/2020), Politisi Partai Nasdem itu memberikan
beberapa catatan terkait proses implementasi optimalisasi sektor pertanian dan
perkebunan di Sintang.

Pada prinsipnya, kita sangat setuju dan mendukung penuh hal
yang dihimbau oleh pak Bupati Sintang itu. Optimalisasi pada bidang pertanian
dan perkebunan akan membawa kita pada persediaan pangan yang cukup dan hasil
perkebunan yang bernilai ekonomis akan membantu mengatasi masalah ekonomi kita
khususnya di kampung-kampung, kata Zulherman. Dibutuhkan strategi tepat untuk
mengatasi masalah ketahanan pangan dan sistem persediaan pangan, karena
ketahanan pangan dari sisi ketersediaan, keterjangkauan/akses dan konsumsi
pangan harus tetap terjamin. Optimalisasi pada bidang pertanian dan perkebunan
dapat fokus pada perubahan penyediaan sarana produksi di hulu, penyediaan
tenaga kerja dan sarana pendukung sampai penanganan komoditas pertanian di
hilir. Masalah pertanian pada sektor hilir yang biasa dikenal pasca panen.
Olahan makanan, teknologi pangan dan gizi, higienisasi, pengemasan, hingga
persoalan tata niaga, tambahnya lagi.

Anggota komisi D DPRD Sintang itu juga mengingatkan masalah
sektor pertanian dan perkebunan yang ada di Sintang. Menurut Zulherman, hal ini
perlu diperhatikan pula oleh para pelaku dan pemangku kebijakan yang ada di
Sintang.

Persoalan di semua sektor pertanian masih bermasalah dimulai
dari persoalan hulu, yakni masalah alih fungsi lahan pertanian sehingga
komponen dasar produksi pertanian semakin sulit. Selain itu, di sektor
perkebunan perlu diupayakan harga komoditas karet dan sawituntuk dapat dinaikan
sehingga bisa membantu ekonomi para petani secara signifikan, ungkap Zulherman
lagi. Kita harapkan hal ini bisa kita atasi bersama sehingga hasil dari sektor
pertanian dan perkebunan di Sintang akan benar-benar menjadi tali penyelamat
untuk hidup new normal bersama covid 19 ini, imbuhnya.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post