Hari Ini, Komisi C DPRD Sintang Rapat Bersama Dikbud

oleh

SINTANG-Wakil ketua Komisi C DPRD
Sintang, Drs. Senen Maryono, M.Si memimpin rapat bersama Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Sintang di ruang rapat Komisi C Lantai III Gedung DPRD
Sintang, Kamis (12/3/2020). Kegiatan ini menindaklanjuti pertemuan udiensi dari
forum guru tenaga kependidikan non kategori honorer 35 tahun ke atas
(GTKNKH35+) pada Selasa (10/03/2020) lalu.

Kesimpulannya pada kondisi ini
kita mengalami kebuntuan. Dalam berkas dari Kanreg (Kantor Regional) V Badan
Kepegawaian Negara disebutkan tidak memenuhi syarat, tapi secara lisan pada
saat tim berudiensi di kementerian diminta menunggu kabar dari kementerian
terkait, kata Senen. Kita tentu akan berjuang semampu dan dalam rananh kita,
namun keputusan akhirkan ada di kementerian. Kami juga harus berkoordinasi dengan
komisi A agar dapat berdiskusi dengan BKPSDM. Saya harap ini tidak mengecilkan
hati, kita akan terus berjuang, tambahnya dengan tegas.

Ada beberapa hal yang yang
dibicarakan dalam diskusi ini berdasarkan persoalan yang disampaikan para guru
honorer pada pertemuan sebelumnya. Komisi C sendiri tampak menimbang-nimbang
beberapa alternatif solusi yang muncul.

Bila kelak harus menghadap ke
pusat ya kita usahakan juga kita pergi lagi ke sana. Untuk yang terkait
mengeluarkan surat keputusan kontrak, kami akan coba bicara dengan bagian hukum
Setda untuk mempercepat proses ini, ujar Senen. Kami hari ini sudah bicara
dengan OPD terkait, apa-apa yang menjadi keluhan para guru Selasa lalu itu
sudah kami sampaikan, dan kami juga sudah menerima informasi internal dari pihak
dinas terkait mengenai persoalan yang dimaksud serta beberapa ada solusi
cepatnya namun ada beberapa persoalan yang perlu waktu untuk diproses karna
melibatkan pihak lain di luar Sintang, papar politisi Partai Amanat Nasional
itu.Turut hadir pada rapat tersebut, anggota DPRD Sintang lainnya, Melkianus,
Mainar Puspa Sari, Alpius, Kartimia Marwani.

Pada kesempatan ini Sekretaris
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Magdalena Ukis menyerahkan
berkas copian kronologis proses kepegawaian para guru yang melaporkan ke Komisi
C beberapa waktu lalu.

Kabupaten Sintang memiliki 288
guru honorer di tingkat sekolah dasar dan 273 guru honorer ditingkat sekolah
menengah pertama. Menurut Ukis, proses pencairan gaji pada awal tahun ini
memang agak terkendala karna banyaknya berkas kontrak yagn harus dibuat dan
diperiksa, selain itu proses pengesahan kontrak juga berkoordinasi dengan
instansi lain sehingga memerlukan waktu yang cukup banyak dalam
pengerjaannya.Saat ini kontrak guru honorer sedang di periksa dibagian hukum,
setelah itu selesai baru kemudian gaji akan kita bayarkan, ungkap Ukis. Perihal
guru-guru K2 yang belum mendapatkan NIP, kami sudah tidak bisa berbuat banyak
untuk memprosesnya. Kami bersama pimpinan daerah dan BPKSDM sudah berusaha
semampu, semaksimal mungkin, itulah yang kami susun dalam kronologis ini. Namun
sampai hari ini belum ada jug aarahan lanjutan dari pihak kementerian.
Sementara mereka tidak bisa masuk dalma proses P3K karna dianggap sudah lulus
menjadi calon pegawai,terangnya dengan sedih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.