• Juni 13, 2021
 PERESMIAN GEREJA GKE PETRA SINTANG


Sintang.
Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH mendampingi Menteri Humum dan Hak
Azasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly dan Wakil Gubernur
Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M.,MH melakukan peresmian Gedung Gereja
GKE Petra Sintang di Jalan PKP Mujahidin Sintang, Sabtu (27/10/2018).
Sebuah
tarian bernuansa Etnis Dayak, menyambut kedatangan rombongan orang no. 25 di
Indonesia itu di halaman Gereja GKE Petra Sintang. Sebuah syal disematkan di
bahu beliau sebagai tanda mata, ucapan selamat datang dan tanda terima kasih
atas kunjungan beliau.
Yasonna menjadi
orang pertama yang membuka pintu gedung gereja yang baru ini. Sebelumnya,
beliau melakukan pengguntingan pita peresmian bersama dengan Wakil Gubernur
Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M.,MH, Bupati Sintang, dr. Jarot
Winarno, M.Med.PH dan Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman MM. Tak lupa Yasonna
juga membubuhkan tanda tangannya pada prasasti yang kelak akan dipasang di
salah satu dinding gedung.
“syalom, “
ucap Yasonna membuka pernyataan peresmiannya pagi itu. “Dengan  Nama Allah Bapa dan Roh Kudus, saya Yasonna
Laoly Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, pada hari ini Sabtu pada
tanggal 27 Oktober 2018, menyatakan bahwa Gereja Kalimantan Evangelis Sintang
dengan ini diresmikan,” ujarnya tegas. Jemaat yang hadir langsung bertepuk
tangan dengan riuh menyatakan suka cita mereka.  
“Saya
sungguh mendapat kehormatan bisa hadir di sini untuk menjadi bagian dari warga
gereja ini,” kata Yasonna dalam wawancaranya usai meresmikan gedung Gereja GKE
Petra. “Membuka gereja yang begini megah dan kemudian membuka pertemuan raya,
terima kasih saya ucapkan untuk masyarakat Sintang,” tambahnya.
Bupati
Sintang, dr. Jarot Winarno, menyampaikan rasa bangganya atas keberadaan gedung
baru gereja GKE Petra Sintang. Menurutnya, gedung yang terletak di jalan
protocol tersebut akan menjadi ikon Sintang.
“Gedung
gereja GKE Petra Sintang ini merupakan landmark
baru untuk Kabupaten Sintang,” kata dr. Jarot. “Kita punya Gereja Katedral
Kristus Raja yang megah. Di komplek GKE Petra pun ada bangunan kantor Bank
Kalbar yang megah. Gedung gereja GKE Petra sendiri juga merupakan bangunan yang
megah,” tambahnya.
“Kita
sangat senang dan bangga bahwa gereja ini bisa diresmikan oleh Menkumham RI,”
kata dr. Jarot lagi.
Abdul
menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini lebih sulit  karena harus merobohkan bangunan gereja
sebelumnya, untuk mengokohkan pondasi bangunan. Pembangunan Gedung Gereja GKE
Petra Sintang menelan dana lebih dari 9 Miliar Rupiah.
“Kami
jemaat GKE Petra Sintang sangat bersyukur karna telah memiliki kembali gereja
untuk melakukan peribadatan, sebelumnya, selama proses pembangunan kami
beribadah di Gedung Kesenian,” ungkap Abdul Supriyadi selaku ketua panitia
pembangunan dan peresmian Gereja GKE Petra Sintang. “Kami juga mengucapkan
terima kasih kepada Pemerintah Sintang yang telah memberikan dukungan dana
kepada kami untuk membangun rumah ibadah kami sekali lagi,” tambahnya.

Admin

Related post