• April 17, 2021

Politisi Demokrat Sintang Katakan Tulisan Yang Menggerakkan

 Politisi Demokrat Sintang Katakan Tulisan Yang Menggerakkan

SINTANG-Jumat (1/5)
pagi sebuah tulisan telah menggugah sekelompok anak muda. Tulisan ficer dari
tautan website berita regional itu mengisahkan salah satu warga Sintang yang
positif covid 19. Dituturkan secara lugas tentang seorang perempuan muda dengan
tanggung jawab yang besar. Kesehariannya, wanita ini bekerja sebagai petugas
cleaning service. Sudah sebulan lebih ia terlibat aktif dalam tim penanganan
covid 19 di RSUD Ade. M.Djoen Sintang.Sehari sebelumnya
Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mengumumkan hasil tes swab warganya.
Sebagaimana disebutkan oleh Agus Pujianto (penulis) hasilnya sungguh
mencengangkan. Salah satu warga Sintang yang positif covid 19 ternyata salah
satu tenaga kebersihan di ruang isolasi RSUD M. Djoen Sintang.

Mirisnya,
wanita ini harus menghidupi 2 (dua) anaknya dan ibunya di sebuah rumah kayu di
pinggiran Sintang. Komplek rumah di Gang Keramat adalah lokasi terjauh di
daerah Teluk Menyurai. Kawasan ini terletak dipertemuan Sungai Kapuas dan
Sungai Kebiau. Kondisinya pun masih seperti perkampungan yang umum terlihat di
Sintang, dikelilingi kebun karet dan semak-semak kemunting.Dulu kami sering
melintas di rumah mereka, terutama kalau musim kemarau, waktu pergi mansai (mencari
ikan dengan alat tradisional) dan mincing, kata Edi, salah satu warga Menyurai.
Perempuan ini seumuran adik saya, hanya saja kurang beruntung soal pendidikan.
Syukurlah sekarang dia ada kerja yang bagus di rumah sakit. Tapi itulah,
kasihan dengarnya karna dia malah tertular korona di sana, ketika dia begitu
berdedikasi pada pekerjaannya, tambahnya dengan prihatin.

Kepedulian
pun merebak. Mulai dari hanya memposting dukungan positif di berbagai laman
media sosial. Hingga siang hari, dengan dikoordinir oleh Erik dan Edi, anak
muda lingkungan Menyurai menggabungkan diri dalam group whatsapp mulai
menggalang dana dan berbagai bantuan material bagi salah satu tetangga
selingkungan tersebut. Program yang melibatkan 27 orang anak muda Menyurai itu
ditutup Minggu (3/5) siang. Seluruh donasi yang terkumpul diberikan kepada
Keluarga Terdampak, berupa uang sejumlah Rp. 2.675.000,- ; beras sebanyak 15
kilogram, dan sejumlah barang perlengkapan kebersihan rumah tangga.Sebagian
uang diserahkan secara tunai sebesar Rp. 1.500.000,- selebihnya diwujudkan
dalam bentuk sembako, ungkap Erik selaku koordinator. Tadi kita juga sudah
berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai penyerahan bantuannya. Puji Tuhan
sudah diterima oleh keluarga yang bersangkutan. Kita harap sumbangan ini bisa
bermanfaat untuk mereka selama beberapa bulan ke depan sampai si ibu bisa
bekerja seperti sedia kala lagi. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada para
donatur baik yang anak lingkungan sini dan juga bantuan yang dari pihak luar,
ujarnya lagi.

Kegiatan
ini mengundang banyak tanggapan dari warga secara langsung maupun melalui media
sosial. Salah satunya, anggota DPRD Sintang, Hikman Sudirman. Pria yang akrab
disapa Sudir ini menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia mengatakan
persetujuannya atas kegiatan positif tersebut.Semangatnya bagus ya, sebagai
anggota DPRD saya memberikan pujian untuk anak-anak muda yang tergerak
melakukan hal-hal positif seperti ini, kata Sudir. Kita semua memang perlu
sekali saling membantu terutama masa-masa sulit akibat covid 19 ini. Terlebih
kita mulai dengan warga-warga di sekitar kita. Kami juga dari Partai Demokrat
beberapa waktu lalu mengerjakan hal serupa dengan melakukan penyemprotan
disinfektan di tempat-tempat umum di Sintang ini, tambah ketua Komisi B DPRD
Sintang tersebut.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post