• April 17, 2021

Politisi PDI Perjuangan Sintang, Paskah Tahun Ini Jadi Momen Intropeksi Diri

 Politisi PDI Perjuangan Sintang, Paskah Tahun Ini Jadi Momen Intropeksi Diri

Politik-
Anggota DPRD Sintang, Welbertus menyampaikan perayaan paskah tahun 2020 sungguh
istimewa. Hal ini terjadi karna tahun ini, perayaan yang biasanya meriah,
dilaksanakan oleh Umat Katolik dengan serangkaian misa sejak hari Kamis hingga
Minggu kali ini sunyi.

Pertama-tama,
atas nama pribadi dan juga selaku anggota DPRD, saya mengucapkan selamat Paskah
kepada seluruh umat kristiani yang merayakannya. Di kalangan kita biasanya kan
ada gurauan, gereja napas, ke gerejanya hanya saat Natal dan Paskah, jadi
biasanya kalau paskah begini gereja itu selalu penuh oleh umat bahkan luber
sampai di halaman gereja. Tahun ini hanya ada pastor dan kamera saja di gereja,
tanpa umat sama sekali. Begitu juga umat tahun ini mengikuti rangkaian misa
paskah hanya dengan keluarga di rumah dan handphone masing-masing, karna misa
streaming, kata Welbertus. Perayaan Tri Hari Suci bagi Umat Kristen khususnya
umat katolik merupakan peristiwa iman yang luar biasa. Dimana Tri Hari Suci
yang dimulai dengan malam Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. Ini
merupakan puncak Karya Tuhan Yesus ketika Dia berada di dunia bersama para
Murid-Nya. Tentu kita sangat sedih tidak bisa mengikuti perayaan Tri Hari Suci
ini secara langsung di gereja. Namun demikian, mungkin ini sebagai permenungan
bagi kita semua, tambahnya.

Politisi
PDI Perjuangan itu mengajak untuk melihat sisi lain dari perayaan paskah yang
sangat spesial ini. Menurut Welbertus, momen ini menjadi waktu yang tepat bagi
umat untuk menilik kembali penghayatan akan iman dan hidup menggereja yang
sudah dilakoni selama ini.

Apakah
selama ini kita sungguh datang ke gereja dengan penghayatan yang penuh akan
Karya penyelamatan Tuhan yang disampaikan melalui kitab suci atau justru
sebagai rutinitas belaka untuk memenuhi kewajiban saja sebagai Umat supaya
kelihatan punya agama, begitulah kira-kira sepenggal pertanyaan untuk bisa kita
renungkan masing-masing. Dengan tidak bisa datang ke gereja seperti saat ini
kita bisa melakukan introspeksi diri dalam keheningan, kata pria yang akrab
disapa Bang Wel ini. Tentu harapan saya kepada Umat Katolik untuk tetap penuh
harapan iman bahwa Tuhan akan membebaskan umatNya dari situasi menakutkan ini.
Meski tidak bisa merayakan Paskah dengan datang ke gereja tetaplah mengikuti
live streaming seperti seolah-olah di gereja siapkan dengan sikap batin yang
pantas, pesannya.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post