• Mei 7, 2021

Politisi PKB Ajak Lakukan Peninjauan Yudisial Bagi Peladang

 Politisi PKB Ajak Lakukan Peninjauan Yudisial Bagi Peladang

 

SINTANG-Anggota DPRD Sintang, Santosa
mengatakan kedepan hendaknya dapat dilakukan peninjauan yudisial (Yudicial
Review) atas peraturan yang berkaitan dengan peladang. Hal ini disampaikan
Santo usai mengikuti aksi damai sidang putusan di Gedung Pengadilan Negeri
Sintang, Senin (9/03/2020) kemarin.

Sebagai langkah kita kedepan
untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi peladang-pelandang, masyarakat kita
yang ditangkap hanya karena berladang, tentu kita akan tindakan-tindakan di
jalur hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, salah satunya kita melakukan
mosi peninjauan yudisial (yudicial review) ke Makamah Konstitusi (MK), kata
Santosa. Kita akan berusaha mengumpulkan seluruh elemen baik dari DAD maupun
dari DPRD itu sendiri dan pemerintah terkait untuk mengadakan peninjauan
yudisial ke MK sehingga Undang-Undang tentang peladang ini dapat berjalan
secara baik dan dapat sesuai kondisi wilayah yang ada untuk diterapkan oleh
kita yang berada di Pulau Kalimantan, lanjut pria yang akrab disapa Santo ini.

Pengujian yudisial merupakan
salah satu mekanisme check and balance dalam doktrin suatu norma hukum yang
berlaku. Menurut Santo upaya ini ditempuh sebagai perlindungan bagi masyarakat
di waktu yang akan datang. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu juga
mengucapkan syukur atas hasil putusan sidang peradilan yang menyatakan keenam
peladang tersebut bebas.

Sebagai wakil rakyat dan anak
peladang tentu saya sangat menyambut baik hasil putusan persidangan terhadap
keenam peladang tadi, nah inilah yang kita harapkan. Dari proses itukan sudah
jelas peladang, pekerjaan berladang adalah pekerjaan turun temurun dari nenek
moyang kita, dari jaman kita belum lahir sampai sekarang kegiatan itu masih
terus berlangsung, kata Santo. Ada satu poin yang harus kita catat bahwa
berladang bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan hidup tetapi merupakan kearifan
lokal, adat budaya nenek moyang, warisan leluhur yang patut kita pelihara.
Dengan berladang kita juga menjaga alam kita, karena ketika berladang banyak
ritual-ritual tentang alam yang kita lakukan hal ini tentunya menyatukan diri
kita dengan alam itu sendiri, tutupnya.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post