• Mei 7, 2021

Rutin Lakukan Razia Rutan Kelas II B Sanggau,Ini yang di Dapatkan

 Rutin Lakukan Razia Rutan Kelas II B Sanggau,Ini yang di Dapatkan



Sanggau,Detiksatu.com
Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, juga didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Friyadi dan Petugas Rutan Sanggau lainya,melakukan razia mendadak di lima kamar hunian yang dicurigai menyimpan, memiliki dan menggunakan Handphone secara Ilegal, Rabu 10 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 Wib.

“Kami melaksanakan kegiatan pengeledahan yang sifatnya isidentil, Karena berdasarkan informasi dari beberapa warga binaan pemasyarakatan (WBP) bahwa di blok hunian atau di kamar terdapat WBP yang menggunakan, memiliki atau menyimpan handphone. dan terdapat tiga buah handphone yang biasa (Bukan Android),”katanya, Kamis 11 Maret 2021.

Selain itu juga, Ditemukan kabel, sendok, korek api yang bisa dan tidak menutup kemungkinan dapat digunakan untuk sarana narkoba. “Jenis barang-barang terlarang dilakukan penyitaan dan akan kita musnahkan,”tegasnya.

Razia kamar hunian WBP dilaksanakan rutin sebulan sekali. Untuk yang sifatnya isidentil tidak menutup kemungkinan dalam setiap Minggu dilakukan penggeledahan.

“Dan sifatnya kita acak, Tidak terfokus dalam satu blok atau kamar. Tapi berdasarkan informasi-informasi yang telah kita dapatkan dari para WBP yang memang sudah betul-betul mengikuti aturan dan mengikuti program-program kita yang kita anggap baik, maka mereka sendiri yang kadang melapor,” Ujar Acip

Acip Juga turut menghimbau kepada keluarga WBP, Apabila ingin memberikan atau sekedar mendukung mereka untuk menggunakan handphone atau barang terlarang lainya, Jangan dimasukan atau diupayakan diselundupkan.

“Terutama yang kita tanggani itu mengenai narkoba. Yang kedua penyalahgunaan handphone, Itu salah satu juga sarana bagi mereka untuk mendapatkan atau memesan narkoba dari luar untuk digunakan didalam,”Kata Acip

Jadi lanjut Acip, Jika keluarga WBP ingin menitipkan sesuatu yang sifatnya bermanfaat. Seperti penambahan gizi atau dalam bentuk uang, dan uang itu juga tidak boleh langsung diberikan ke WBP.

“Kita titip di Kantin Rutan, Nanti mereka bisa mengambil barang dan bukan dalam bentuk uang,”tegasnya.

Kepada WBP, Acip berharap agar mengikuti aturan yang berlaku. Karena semua sarana dan prasarana juga dimaksimalkan untuk kebutuhan WBP, Terutama mengenai kebersihan, alat mandi dan lain-lainnya.

“Jadi sudah kita penuhi dan masalah biaya-biaya juga sudah kita gratiskan semua. Jadi bukan salah satu alasan untuk mereka melakukan atau berbuat yang tidak sesuai dengan aturan,” Jelasnya. (Kornelis)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post