• April 11, 2021

Santosa Tinjau Langsung Pembagian BLT

 Santosa Tinjau Langsung Pembagian BLT

SINTANG-Anggota DPRD Sintang,
Santosa S.Ap meninjau langsung pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Desa
Melingkat Kecamatan Kayan Hilir, Senin (8/6/2020). Dalam wawancara terpisah,
beliau menyampaikan pujian atas kinerja apartur desa dan kecamatan setempat
sehingga proses penyaluran ini lancar dan tepat sasaran.

“Kemarin saya monitor langsung
pembagian BLT di Desa Melingkat Kayan Hilir. Sejauh ini di desa Melingkat sudah
sangat bagus penyalurannya, sudah sesuailah dengan instruksi Kemendes PDTT
(Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik
Indonesia) Menteri desa,” ungkap pria yang akrab disapa Santo ini.  “Dan nominalnya pun sesuai 600 per KK (Kepala
Keluarga) seleksinya pun dah sesuai, dah baguslah, dah sampai ke masyarakat
yang terdampaklah,” tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan
Bangsa itu juga menyampaikan bahwa dengan naiknya angka orang terkonfirmasi
positif covid 19 ini maka dampaknya pun semakin dirasakan masyarakat. Santo
mengatakan, bahwa sudah menjadi tanggung jawab pemerintahlah memperhatikan
penghidupan masyarakatnya di tengah pandemi ini.

“Bagi KK yang berhak mendapatkan
bantuan terkait bencana covid 19 yang sedang melanda Kabupaten Sintang, BLT ini
diharapkan bisa membantu meringankan kesusahan ekonomi masyarakat kita termasuk
yang di kampung-kampunglah ya,” ujar Santo lagi. “Saya monitor langsung ke
kecamatan dan perangkat desa dalam menangani dampak dari covid 19 ini. Saya
hadir untuk memastikan bahwa bantuan itu tepat sasaran,” sambungnya.

Di wawancara ditempat terpisah,
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang,
Herkolanus Roni menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dan memantau
proses penyaluran BLT di desa-desa di Kabupaten Sintang. Menurutnya sejauh ini
semua berjalan dengan baik dan lancar.

“Prosesnya sedang berlangsung di
tingkat desa, hanya saja kita masih mengalami beberapa kendala,

pertama, masih ada masyarakat
kita yang menganggap BLT dana desa adalah bagi-bagi uang Desa, kemudian masih
ada masyarakat yang beranggapan semua terdampak corona tidak perduli kaya dan
miskin berhak mendapat BLT dana desa, pada hal UU sudah menetapkan siapa saja
yang berhak mendapat BLT dana desa,” kata Roni. “Kita berupaya bersama para
aparatur desa dan juga tokoh masyarakat setempat untuk memberikan pengertian
terkait hal ini,” lanjutnya.

DetikSatu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related post