• Juni 14, 2021
 Uskup Sintang Berkati Gedung Gereja Santa Perawan Maria Stasi Betung


Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M.Si menghadiri
peresmian dan pemberkatan Gereja Santa Perawan Maria Stasi Betung  Paroki Santa Theresia Kecil Noval Keuskupan Sintang
pada Senin, 22 Oktober 2018. Peresmian ditandai dengan pemberkatan Gedung
Gereja Santa Perawan Maria  oleh Uskup
Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap
, pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra.
Yosepha Hasnah, M. Si, pelepasan kain penutup plang nama gereja oleh anggota
DPR RI Lasarus, S. Sos, M. Si serta pembukaan pintu gereja oleh tiga orang
sekaligus yakni Bernard Saragih Camat Sungai Tebelian, Petrus Boby Ketua
Panitia Pembangunan Gereja dan Sunardi Kepala Desa Baya Betung.
Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap saat
kotbah menyampaikan bahwa b
agi kita orang Kristen,
gereja ibarat sebuah rumah keluarga. Gereja me
miliki dua makna yakni gereja  sebagai gedung dan sebagai himpunan
orang.  Kita semua adalah bagian dari
bangunan itu. Gereja merupakan tempat kita bertemu satu dengan yang lain serta
tempat mengungkapkan pengabdian kepada Allah dan kemudian mengalir bagi sesama.
Yesus Kristus melarang gereja dijadikan tempat berdagang. Gereja tempat jemaat
beriman mengungkapkan peribadatan baik secara individu maupun bersama. Pakailah
gereja untuk menumbuhkembangkan iman kepada Tuhan. Saya percaya jika anda baik
kepada Tuhan, maka dengan sendirinya anda baik dengan sesama.
Tuhan mengajarkan kita tidak hanya berdoa saja tetapi
mmberjuang mencapai kesejahteraan
.
selesainya pembangunan gereja ini
melibatkan banyak pihak yang artinya masih kuatnya semangat gotong royong
disini. Berikutnya gereja ini harus
diisi dan memberikan dampak positif bagi umat. Gereja tidak hanya tempat
berkumpul tetapi ada upaya saling membantu dan meneguhkan dalam iman karena
tantangan kehidupan beragama semakin berat namun kita harus tetap optimis.
 Kita dituntut untuk memperkuat iman Katolik namun tetap menghargai agama
lainnya. Saya mengajak umat untuk membangun
stasi dengan baik. Karena saya percaya, jika Stasi maju,
paroki maju maka
keuskupan juga akan maju dan tentu kita membantu membangun bangsa ini” terang Uskup Sintang.
Lasarus Anggota DPR RI menyampaikan selamat kepada
umat Stasi Betung
atas diresmikannya gereja
ini
. Saya sudah dua kali ke sini saat gereja ini belum selesai. Saya bangga
gereja ini bisa selesai disaat harga karet turun drastis. Gereja ini megah,
harus diikuti iman yang megah dan tangguh. Saya melihat gereja di
Keuskupan Sintang sangat
banyak di bangun.
Dan ini sangat baik. Gereja pembentuk karakter yang baik bagi umat, maka
saya sangat mendukung dan
selalu siap membantu” terang Lasarus.
Yosepha Hasnah Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang
menyampaikan rasa
bersyukurnya atas peresmian gereja yang megah meskipun harus dibangun selama lima tahun. “pemerintahan desa silakan ikut membantu pembangunan rumah
ibadah asalkan dilakukan melalui musyawarah desa. Pemkab Sintang mengucapkan
terima kasih kepada umat yang sudah membangun gereja yang sesuai dengan visi
Pemkab Sintang yang terus berupaya mewujudkan masyarakat kabupaten Sintang yang
religius
” terang Yosepha Hasnah
Petrus Bobi Ketua Panitia Pembangunan Gereja Stasi Betung menjelaskan bahwa pembangunan gereja dimulai pada November 2013. Lima tahun panitia bekerja
membangun gereja ini. Saya tahu perjuangan umat dalam membangun gereja ini.
Sumbangan mengalir dari umat
yang tidak mampu sampai yang berkecukupan. Kami ingin terus melengkapi gereja
ini dengan lonceng dan pagar gereja. Yang lebih penting juga membangun iman dan
mental umat yang kuat
” terang Petrus Bobi.
Sunardi Kepala Desa Baya Betung menyampaikan masyarakat di sini menjadi
Katolik sejak 1967.
Pembangunan gereja disini lambat karena tergantung harga karet dan ekonomi
masyarakat. Kami
sebenarnya sudah merencanakan membangun gereja pada1994
tapi gagal. Tahun 2004 kami rapat mau bangun gereja, gagal lagi dan tahun
2013  baru rencana tersebut bisa kami
mulai
. Kami sebenarnya mau bangun sarana ibadah dengan ADD,
namun kami takut aturan tidak memperbolehkan” terang Sunardi.
Pastor Paroki Nobal Romo Vince, Pr menyampaikan
terima kasih karena
Pemkab Sintang sudah turut membantu pembangunan gereja
ini.
Saya paham umat di Betung ini
sangat kuat dalam membangun gereja ini. Gereja ini besar dan menghabiskan dana
besar. Saya bangga dengan umat di sini yang bersatu membangun gereja ini
” terang Romo Vince
Camat Sungai Tebelian Bernard Saragih menyampaikan desa baya Betung
memiliki keunikan karena terdiri dari satu komuni
tas etnis yang unik dengan budaya yang unik yakni Tarian Bukung. “kami mempersilakan jika
pemerintah desa ingin membangun rumah singgah suster asalkan melalui musyawarah
desa dan dengan nilai yang wajar. Desa ini cukup bagus dalam mengelola
keuangan.  Kami selama ini sangat kuat
mengawasi alokasi dana desa. Kami mendukung pemerintah desa ikut membantu
pembangunan rumah ibadah supaya daerah kita aman dan damai karena iman
masyarakat kuat
” terang Bernard Saragih.

Admin

Related post