Pengikut

Pemerintah Balikpapan Gaungkan Kerukunan di Upacara HAB ke-80 Kemenag, Dorong Sinergi Konten Moderat di Era AI

Redaksi
Januari 04, 2026 | Januari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-01-04T11:24:05Z
Balikpapan,detiksatu.com --Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama keluarga besar Kementerian Agama (Kemenag) memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, melalui upacara khidmat di Halaman Kantor Kemenag Kota Balikpapan, Sabtu (3/1/2026).

Dengan Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, peringatan tahun ini menegaskan posisi Balikpapan sebagai kota yang konsisten merawat harmoni keberagaman, sekaligus siap beradaptasi dengan transformasi digital.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menyampaikan amanat Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dalam pidatonya, Bagus menekankan bahwa kerukunan sejati bukan hanya ketiadaan konflik, tetapi kemampuan mengolah perbedaan menjadi energi kolaborasi yang produktif.

“Balikpapan berdiri di atas fondasi keberagaman yang telah menjadi modal sosial sejak lama. Tugas kita hari ini bukan hanya menjaga harmoni, tetapi mengembangkannya menjadi kekuatan sinergi yang mendorong kemajuan,” ujar Bagus di hadapan peserta upacara.

Ia menyoroti peran strategis Kemenag sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan, termasuk dalam penguatan pendidikan madrasah, pemberdayaan ekonomi umat, serta implementasi kerukunan berbasis komunitas.

Bagus juga menyinggung tantangan global yang kini mengubah pola interaksi masyarakat, yakni perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, teknologi harus diimbangi dengan literasi dan pengisian ruang digital yang bertanggung jawab. Bagus menilai Kemenag, khususnya ASN di Balikpapan, memiliki tanggung jawab baru, menghadirkan konten keagamaan moderat, terverifikasi, dan meneduhkan di ekosistem AI.

“Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Kita harus menjadi pengisi ruang digital dengan pesan keagamaan yang moderat, valid, dan menenangkan. Seperti Baitul Hikmah pada masa kejayaan Islam yang menyinergikan ilmu dan nilai keimanan, kita pun harus membangun kedaulatan literasi digital,” tegasnya.

Bagus turut mengapresiasi transformasi digital Kemenag 2025, yang menghadirkan layanan lebih cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi publik.

Ia juga memuji keberlanjutan program Desa/Kelurahan Sadar Kerukunan, yang memindahkan narasi harmoni dari ruang seremonial ke praktik nyata di kampung, sekolah, dan komunitas ibadah.

Upacara dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari ASN Kemenag, tokoh lintas agama, pelajar madrasah, perwakilan ormas, serta komunitas pemuda lintas iman. Prosesi ditutup dengan doa bersama lintas agama, selawat, dan ikrar komitmen untuk menjaga Balikpapan sebagai Kota Global yang Nyaman untuk Semua, dalam bingkai keimanan sebagai Madinatul Iman.

Momentum HAB ke-80 ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag, agar harmoni sosial tetap terjaga, sekaligus berkembang seiring kemajuan teknologi dan budaya digital masyarakat Balikpapan.(*)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemerintah Balikpapan Gaungkan Kerukunan di Upacara HAB ke-80 Kemenag, Dorong Sinergi Konten Moderat di Era AI

Trending Now