Kapuas Hulu,detiksatu.com || Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kembali memakan korban.
Sebuah peristiwa memilukan dilaporkan terjadi di seberang Desa Bugang, Minggu (8/3/2026), ketika sejumlah warga diduga tertimbun tanah saat bekerja di lokasi tambang emas rakyat.
Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan, kejadian tersebut terjadi sekitar setelah waktu salat Dzuhur. Saat itu para pekerja sedang melakukan aktivitas penambangan emas di area tambang yang berada di seberang desa.
“Tadi kejadiannya setelah Dzuhur. Mereka sedang kerja emas, lalu tiba-tiba tanah longsor dan menimbun mereka,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.
Berdasarkan informasi sementara yang beredar di masyarakat, terdapat tujuh orang yang diduga berada di lokasi saat kejadian.
Di antaranya Jobak, istrinya, serta anaknya yang masih remaja. Selain itu terdapat Rina, anak dari almarhum Ilal Usuf, Saidah anak dari almarhum Agus, serta dua warga lainnya yang dikenal dengan sebutan Ujung Kamar dan Uju Ukal.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan upaya pertolongan. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh warga masih berlangsung.
Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat setempat, terlebih karena salah satu korban yang diduga tertimbun merupakan satu keluarga yang sedang bekerja di lokasi tambang tersebut.
Pihak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolsek setempat terkait kejadian ini. Namun hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Tepuai belum memberikan keterangan resmi.
Media ini juga mencoba menghubungi Kepala Desa Bugang melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi, namun nomor yang bersangkutan diketahui tidak aktif.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai kronologi lengkap kejadian maupun kondisi para korban. Media ini masih berupaya menghimpun informasi lebih lanjut terkait perkembangan peristiwa tersebut.(Adi*ztc)