Jakarta, detiksatu.com || Menyambut momentum Lebaran 2026 dan libur panjang yang menyertainya, pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap aman dan terkendali.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penambahan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram sebanyak 23 juta tabung yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.
Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan потребan (kebutuhan) LPG yang secara tradisional meningkat selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Konsumsi LPG 3 kg biasanya melonjak signifikan, terutama dari sektor rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada energi tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta pada (22/3/2026),
menjelaskan bahwa penambahan pasokan ini merupakan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas energi nasional di tengah meningkatnya потребan masyarakat.
“Langkah penambahan fakultatif ini merupakan bagian dari strategi Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya konsumsi LPG yang terjadi pada momentum hari besar keagamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara optimal di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang memiliki tantangan distribusi.
“Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3 kg guna melayani kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama libur panjang Ramadan hingga Idulfitri,” tambahnya.
Distribusi LPG tambahan ini telah dirancang secara merata agar menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan. Pertamina Patra Niaga juga memperkuat sistem logistik serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait guna memastikan kelancaran penyaluran.
Tidak hanya itu, pengawasan distribusi turut diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan LPG bersubsidi.
Pemerintah dan Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan dan memastikan pembelian dilakukan di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan.
Dalam upaya menjaga pelayanan selama periode libur, sebanyak 6.300 agen LPG disiagakan dan tetap beroperasi guna memastikan masyarakat dapat dengan mudah memperoleh pasokan gas untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Bagi masyarakat yang menggunakan LPG nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan berbagai program promosi menarik untuk produk Bright Gas.
Salah satu program unggulan adalah penukaran dua tabung LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg secara gratis selama periode promo berlangsung.
Selain itu, pelanggan juga berkesempatan memperoleh potongan harga hingga Rp25.000 untuk pengisian ulang Bright Gas 5,5 kg dengan memanfaatkan aplikasi MyPertamina.
Roberth menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan intensif di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi LPG berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor penyaluran di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG tetap terjaga selama periode libur panjang ini,” tutupnya.
Dengan tambahan pasokan yang signifikan ini, diharapkan kebutuhan LPG 3 kg selama Lebaran 2026 dapat terpenuhi secara optimal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan energi.
Red-Ervinna