Bekasi, detiksatu.com ll Setelah pemberitaan viral di beberapa media online mengenai Camat Muaragembong, Dr. Sukarmawan M.Pd., yang diduga terlibat dalam aplikasi investasi Robot Trading Opalp yang berpotensi bodong, kini puluhan korban dan calon korban mulai bermunculan dan membuka suara. Kerugian yang dialami masyarakat bahkan mencapai ratusan juta rupiah.
Ajakan investasi yang disampaikan oleh Camat Sukarmawan dinilai sangat menggiurkan. Dengan modal awal deposit sebesar Rp 1.800.000, dalam waktu satu hari investor dijanjikan mendapatkan keuntungan berupa USD 2.
“Saya memang korban dari aplikasi tersebut. Awalnya ragu, tapi yang ngajak investasi adalah seorang camat, masa saya tidak percaya,” ungkap salah seorang korban yang meminta namanya tidak dipublikasikan pada Jumat (6/3/2026).
Korban lainnya menyampaikan penyesalannya, “Baru berani buka suara setelah kasus ini viral. Sebelumnya saya bingung harus mengadu ke siapa,” ujarnya.
Sementara itu, calon korban lain mengaku sempat diajak bergabung oleh Camat Sukarmawan dengan modal deposit awal sampai Rp 10 juta, namun untungnya dia menolak ajakan tersebut. “Jika saya ikut, mungkin uang saya juga akan ludes, apalagi saat itu sedang musim banjir,” ungkap saksi calon korban melalui WhatsApp.
Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tidak realistis, apalagi jika terlibat oleh oknum pejabat atau tokoh masyarakat.
Reporter: Roan