Jakarta, detiksatu.com || Open house Pramono-Rano, warga Jakarta serbu Balai Kota. Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Ibu Kota terasa semakin hangat dengan digelarnya acara open house oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta tampak memadati kawasan Balai Kota sejak pagi hari untuk bersilaturahmi langsung dengan pimpinan daerah mereka.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.
Warga mengantri secara tertib di Pendopo Balai Kota, menunggu giliran untuk bersalaman dan berbincang singkat dengan Pramono dan Rano. Meski jumlah pengunjung terus membludak, suasana tetap kondusif dengan pengaturan yang rapi dari petugas.
Menariknya, warga yang hadir berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari pengemudi ojek online (ojol), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), hingga kelompok masyarakat seperti para penyintas stroke yang tergabung dalam komunitas Kawan Stroke Indonesia (KaSi).
Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dan inklusivitas dalam perayaan Idulfitri di Jakarta.
Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh juga terlihat hadir dalam acara tersebut. Salah satunya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang datang bersama istrinya.
Kehadirannya turut menambah nuansa silaturahmi lintas generasi dalam kepemimpinan Jakarta.
Dalam keterangannya kepada media, Rano Karno menegaskan bahwa open house ini memang sengaja digelar untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Menurutnya, momentum Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemimpin daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan warga.
“Hari ini kita open house, sengaja kita bikin di sini supaya bisa bertemu langsung dengan teman-teman dari OPD dan juga masyarakat,” ujar Rano di Balai Kota.
Lebih lanjut, Rano menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Idulfitri yang akan berlanjut hingga acara Halal Bihalal yang direncanakan berlangsung pada 11 April mendatang.
Ia menyebut rangkaian kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun citra Jakarta sebagai kota global.
“Ini menjelang paripurna. Insyaallah tanggal 11 April nanti kita akan menggelar Halal Bihalal. Dari Ramadan, Idulfitri hingga Halal Bihalal ini menjadi bagian dari kegiatan Jakarta untuk meningkatkan Global City Index,” jelasnya.
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, Pramono Anung dan Rano Karno juga melaksanakan salat Idulfitri bersama ribuan warga di halaman Balai Kota. Sekitar 2.000 jemaah hadir dalam pelaksanaan salat tersebut yang berlangsung khidmat.
Bertindak sebagai khatib adalah Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Ma'ruf Amin.
Dalam khutbah dan suasana Idulfitri tersebut, pesan kebersamaan dan kepedulian terhadap Jakarta kembali digaungkan. Usai pelaksanaan salat Id, Pramono menegaskan bahwa tema “Jaga Jakarta” menjadi pesan utama dalam perayaan tahun ini.
“Seperti yang saya sampaikan berulang kali, ‘Jaga Jakarta’ menjadi tema utama dalam setiap kegiatan keagamaan yang kita lakukan,” ujar Pramono.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan Jakarta di tengah kondisi global yang dinamis dan penuh tantangan.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam memastikan Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif.
“Mudah-mudahan dengan kita semua menjaga Jakarta, walaupun dunia tidak sedang baik-baik saja, tetapi bismillah, Jakarta tetap baik-baik saja,” tambahnya penuh harap.
Acara open house ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat Idulfitri, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat persatuan warga Jakarta serta membangun optimisme menghadapi masa depan.
Red-Ervinna