Tanggapan Masyarakat Pekalongan Paska Bupati Pekalongan Kena OTT KPK

Maret 08, 2026 | Maret 08, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T14:07:19Z
Pekalongan, detiksatu.com II Paska operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Maret 2026 lalu, berbagai tanggapan masyarakat merespon kinerja KPK. 

Sebagaimana disampaikan Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi( GNPK) Kabupaten Pekalongan, Jaelani yang sangat mendukung kinerja KPK atas OTT terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, S.E.M.M.
" Saya sangat mengutuk keras dengan adanya penguasa yang menyalahgunakan jabatan dan/ atau kewenanganya. Sehingga merampok hak masyarakat/ aset daerah/ orang lain yang digunakan menjadi milik pribadi sekeluarga' ujarnya. 

Ditambahkan Jaelani bahwa jadi Penguasa jangan adigang adigung. 
"Jangan sok kuasa dan sombong yang ujung-ujungnya merampok uang negara dan rakyat" tegas Jaelani. 
Apresiasi terhadap kinerja KPK juga mendapat respoN dari Komunitas Wartawan Kajen ( KOWARKA) yang merasa sangat puas dengan kerja KPK. 
" Saya puas dan mendukung KPK untuk melakukan pemberantasan korupsi di Pemerintahan Kabupaten  Pekalongan dengan harapan agar Pemkab Pekalongan bersih dari KKN" pinta Azis Muslim selaku Ketua KOWARKA. 

Sementara itu Pembina Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOIN) Pekalongan Raya, H.A.Suyudi juga menyoroti paska OTT Bupati Pekalongan.
Menurutnya tindakan KPK  tidak semena mena. Sudah pasti ada hal yang mendasar untuk melakukan OTT. " Kalau memang sudah cukup bukti proses hukum harus berjalan dan jangan sampai ada rekayasa hukum. 
" Saatnya KPK bertindak secara adil dan transparan.karena rakyat saat ini menanti kepastiab hukum" Ujarnya. 

Lebih jauh dikatakan bahwa keprihatinya terhadap seorang Bupati sehingga mengatakan tidak paham masalah hukum. 
" Masa seorang Bupati tidak paham tata kelola Pemerintahan. Padahal sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil Bupati" terangnya.

Ditambahkan sebagai pejabat publik harus  mau menerima kenyataan dan kedepan sebagai pembelajaran bagi pemimpin yang akan datang. 
"Pemimpin harus amanah dan harus dapat menjadi tauladan yang bisa ngayomi dan ngopeni masyarakat":pungkasnya.(AR)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tanggapan Masyarakat Pekalongan Paska Bupati Pekalongan Kena OTT KPK

Trending Now