Lembata, NTT, detiksatu.com || Gunung IlI Lewotolok di Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 09.09 WITA. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar ±500 meter di atas puncak, atau setara dengan ±1.923 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, serta condong ke arah timur. Aktivitas erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Saat ini, Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada). Sehubungan dengan kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai berikut.
Rekomendasi:
1. Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, dilarang memasuki serta melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi sektor selatan–tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer dari pusat aktivitas gunung api.
2. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas, khususnya pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok.
Warga diharapkan tidak panik apabila mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah, karena suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi.
3. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok yang berada di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Badan Geologi di Bandung, untuk memperoleh informasi terkini terkait aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
Perkembangan aktivitas dan rekomendasi teknis Gunung Ili Lewotolok juga dapat dipantau melalui aplikasi dan laman Magma Indonesia ([www.vsi.esdm.go.id](http://www.vsi.esdm.go.id) atau [https://magma.esdm.go.id](https://magma.esdm.go.id)), media sosial Badan Geologi, serta situs resmi Badan Geologi di [www.geologi.esdm.go.id](http://www.geologi.esdm.go.id).
Sumber Data:
-Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok. [https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan](https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan)
Reporter: Emanuel Boli

