Jakarta,detiksatu.com - Akademisi sekaligus mantan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menyampaikan tanggapan atas operasi militer Amerika Serikat yang menyerang Venezuela serta menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Dalam tulisan berbahasa Inggris yang diunggah di akun media sosialnya, Anies menyatakan penyesalan mendalam karena aksi tersebut melawan nilai-nilai yang selama ini didengungkan oleh Amerika Serikat sendiri.
"Serangan militer AS terhadap Venezuela sangat disayangkan, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kedaulatan dan multilateralisme yang telah lama diperjuangkan Amerika," tulis Anies Baswedan pada Minggu, 4 Januari 2026.
Sebagai negara yang sering mengklaim diri sebagai pembela demokrasi dunia, langkah sepihak ini memunculkan keraguan besar terhadap keberlanjutan komitmen tersebut.
Terlebih di era multipolar sekarang, di mana peran Rusia dan China di kawasan Amerika Latin semakin signifikan.
"Hal ini berisiko memicu ketidakstabilan yang meluas, memaksa negara-negara seperti Indonesia untuk menavigasi kepentingan nasional kita secara lebih strategis, daripada sekadar mengikuti arus ideologis," lanjutnya.

