“Kami telah menyampaikan pandangan kami. Kami memantau perkembangan, dan cukup sulit (untuk memberikan dukungan) kecuali ada jaminan yang benar-benar kuat dan tegas mengenai rakyat Gaza dan Palestina.
“Masalah pengakuan, penghentian total serangan brutal dan barbar oleh rezim Israel, dan pemulihan bantuan kemanusiaan. Hal-hal ini belum dilaksanakan, sehingga sulit bagi kami untuk memberikan dukungan awal,” katanya kepada wartawan setelah melaksanakan salat Jumat (23/1) di Surau Al Amin, Bandar Baru Bangi.kemarin,
Sebelumnya, Anwar mengatakan Malaysia memilih untuk berhati-hati sebelum menyatakan dukungan terhadap pembentukan Dewan Perdamaian yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza.
Menurut Anwar, pemerintah belum memperoleh informasi yang jelas mengenai pembentukan dewan tersebut.
Pada 16 Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza sebagai elemen kunci dari fase kedua rencana untuk mengakhiri perang di wilayah Palestina.
sumber: malaymail

