Pengikut

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTT hingga 23 Januari 2026

Redaksi
Januari 18, 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T03:24:08Z

NTT, detiksatu.com || Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku mulai Minggu, 18 Januari 2026 hingga 23 Januari 2026. Peringatan ini dikeluarkan seiring wilayah NTT memasuki puncak musim hujan.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh Bibit Siklon Tropis 97S yang terpantau berada di wilayah utara Benua Australia. Bibit siklon ini berpotensi berkembang dan memicu peningkatan dinamika angin di wilayah NTT.

“Keberadaan Bibit Siklon 97S menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan angin, belokan angin, serta pertemuan massa udara yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di NTT,” demikian keterangan BMKG.

Selain faktor siklon, penguatan Monsun Asia serta aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) turut memperkaya suplai uap air di wilayah tersebut. Kondisi ini mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir, kilat, dan angin kencang.

BMKG mencatat sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, dan Flores Timur. Wilayah Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, serta Timor Tengah Selatan juga masuk dalam kategori waspada.

Potensi cuaca ekstrem turut mengancam Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua. Sementara itu, seluruh wilayah Pulau Sumba, mulai dari Sumba Timur hingga Sumba Barat Daya, berada dalam zona kewaspadaan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Warga yang tinggal di wilayah berbukit dan bergunung diminta lebih waspada, terutama saat hujan lebat dengan durasi panjang.

Selain itu, masyarakat yang melakukan aktivitas perjalanan darat, laut, maupun udara diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca terkini. BMKG juga secara khusus mengingatkan potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.

BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG serta aplikasi Info BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Reporter: Emanuel Boli
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTT hingga 23 Januari 2026

Trending Now