Sejak awal terjadinya bencana, Bunda Yin tanpa lelah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat serta menyalurkan bantuan. Dengan penuh keikhlasan, ia memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan, mulai dari kebutuhan pokok hingga dukungan moril bagi para korban.
Saat diwawancarai Tim Media Indonesia Raya, Bunda Yin menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah merupakan panggilan hati. Ia menegaskan bahwa membantu sesama adalah bentuk nyata rasa kemanusiaan dan tanggung jawab sosial.
“Bencana ini tidak bisa kita hadapi sendiri-sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan kebersamaan agar masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit,” ujar Bunda Yin.
Tak hanya bergerak sendiri, Bunda Yin juga mengajak seluruh rekanan dan jejaringnya untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ajakan itu mendapat respons positif, sehingga bantuan yang terkumpul dapat menjangkau lebih banyak masyarakat terdampak banjir.
Melalui Yayasan Hati Emas, Bunda Yin berharap semangat gotong royong dan empati sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Aksi nyata yang dilakukannya menjadi bukti bahwa ketulusan dan kepemimpinan yang berlandaskan kemanusiaan mampu menghadirkan harapan bagi warga yang sedang tertimpa musibah.
(Red/tim)

