Pengikut

Kecamatan Tandukalua Berhasil Tingkatkan Hasil Panen Padi 7 Ton Per Hektar

Redaksi
Januari 09, 2026 | Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T09:04:55Z
Mamasa,detiksatu.com ll Peningkatan hasil panen padi dikecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa,Provinsi Sulawesi Barat ,disampaikan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muhammat Makmur S.ip disaat pembagian pupuk gratis dari pemerintah Kabupaten Mamasa jumat,9 januari 2026 yang diliput langsung reporter detiksatu.com bertempat di kelurahan Minake,

Meningkatnya hasil panen saat ini  salah satu faktor adalah kesabaran seorang penyuluh di lapangan dalam membina dan saling bertukar pikiran berbagi pengalaman dengan kelompok Tani. Lanjut kepala BPP Muhammat Makmur S.ip menyampaikan bahwa  tidak semuda membalikkan telapak tangan untuk mencapai keberhasilan/capaian ,dibutuhkan kerja keras nyata di tengah tengah petani saling suport antara penyulu dan petani,
Sekarang ini saya bisa katakan bahwa selama ini petani dikecamatan Tandukaluabelum perna sekalipun 1 hettar gabah  mencapai 7,4 ton ini baru pertama kali ,dimulai dari kuda gigit ember ini baru pertama kali terjadi di kecamatan Tandukalua (canda kepala BPP saat wawancara )


Ini bentuk keseriusan komitmen kami sebagai penyuluh dan petani,terhadap produktivitas padi bersepakat bersama dengan berbagai faktor untuk meningkatkan produksi padi diantara lain
- kebersamaan Tanam
-pemilihan beni
-pemupukan tepat waktu
-adanya pupuk gratis dari pemerintah
-kepedulian dari pemerintah Dinas  pertanian kabupaten Mamasa yg tetap ikut andil dalam keberhasilan 
- penyuluh dan petani saling mendukung


Lanjut Kepala BPP menyampaikan bahwa seluruh kelompok Tani yang ada dikecematan Tandukalua sebanyak 147 kelompok,sudah 100%terinfut dalam RDKK dan syukur kami diberikan penghargaan Terbaik dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Mamasa,
dan juga kepuasan kami sebagai penyuluh adalah penyaluran pupuk Gratis dari pemerintah kabupaten dalam hal ini Bapak Bupati Mamasa Welem Sambolangi SE.MM kami di kecamatan Tandukalua sudah 95% kelompok kelompok Tani sudah menerima dan sudah digunakan,


Ditempat yg sama Muhammat Makmur menyampaikan yg menjadi problem petani hain ini adalah alat pertanian (asiltan) yang kurang memadai di pengelolahan tanah sampai panen padi,sehingga mengakibatkan padi sering lambat di panen di karenaka tenaga kerja sangat terbatas bahkan hari ini masih ada sawah belum potong karna terbatas tenaga kerja sampai tunggu antria pekerja,

Untuk itu melalui kesempatan ini saya bermohon kepada pemerinta Kabupaten,provinsi,pusat agar kedepannya bisa memikirkan kendala yg betul betul nyata didepan kami penyuluh dan petani,


Kami penyuluh menilai capaian ini bukan sekedar produksi tapi menyangkut harga diri dan kepercayaan diri sebagai penyuluh,
Semoga para petani di kecamatan Tandukalua kab Mamasa Sul bar,tetap semangat mengatasi keterbatasan kita semoga teknologi (ASILTAN) diharapkan mampu mengatasi keterbatasan kita.
Tutur kepala BPP Kecamatan Tandukalua Muhammat Makmur S.ip mengahiri wawancara dengan detiksatu.com

 Penulis Danhy
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kecamatan Tandukalua Berhasil Tingkatkan Hasil Panen Padi 7 Ton Per Hektar

Trending Now