Bogor-detiksatu.com || Kondisi memprihatinkan dialami warga Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, yang hingga kini masih tinggal di rumah tidak layak huni (Rutilahu) Senin 12/1/26.
Ironisnya di tengah gencarnya program pemerintah tentang pengentasan kemiskinan dan perbaikan hunian warga miskin, Kepala Desa Pasir jaya, (Atok) justru dinilai tidak tanggap dan terkesan abaikan terhadap kondisi warganya sendiri.
Salah satu warga Didin Saepudin masih harus bertahan di rumah dengan kondisi atap rapuh terbungkus terpal dinding lapuk, serta struktur bangunan yang membahayakan keselamatan penghuni.
Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan telah kepada RT / RW setempat dan lingkungan sekitar . Namun hingga kini belum terlihat langkah konkret dari pemerintah desa untuk setempat .
mengupayakan bantuan atau mengusulkan program Rutilahu.
“Sudah lama kondisinya seperti ini, tapi dari desa tidak pernah ada tindak lanjut. Kami hanya bisa berharap,” ungkap salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Situasi ini semakin kontras ketika Camat Cigombong turun langsung meninjau lokasi, melihat kondisi rumah warga serta memberikan bingkisan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Kehadiran camat Irwan justru mempertegas ketiadaan peran aktif Kepala Desa Pasir Jaya, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak dasar masyarakatnya.
Pengamat kebijakan publik dari ketua Perkumpulan Wartawan Pemda ( PWP ) menilai, ketidakresponsifan pemerintah desa terhadap Rutilahu bukan sekadar persoalan administratif, melainkan cerminan lemahnya kepekaan sosial dan buruknya tata kelola pemerintahan desa. Padahal, desa memiliki kewenangan dan akses untuk mengusulkan bantuan melalui APBDes, program kabupaten, provinsi, hingga pusat.
“Jika kepala desa tidak mengetahui kondisi warganya yang tinggal di rumah tidak layak huni, itu kelalaian. Jika mengetahui tapi tidak bertindak, itu bentuk pembiaran,” tegas salah satu Jurnalis dari media online Subur Yudianto .
Masyarakat kini mempertanyakan komitmen dan keberpihakan Kepala Desa Pasir Jaya terhadap warga miskin. Transparansi data Rutilahu, keberanian mengusulkan bantuan, serta kehadiran nyata di tengah masyarakat menjadi tuntutan yang tak bisa lagi diabaikan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan instansi terkait melakukan evaluasi serius terhadap kinerja Kepala Desa Pasir Jaya, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan hak dasar warga atas hunian layak dapat segera terpenuhi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pasir Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait lambannya penanganan Rutilahu di wilayahnya.tutupnya

