Kalimantan, detiksatu.com || Perkuat pengamanan objek vital nasional,
Dankodaeral XII tinjau langsung operasional PT Borneo Alumina Indonesia, dalam rangka memperkuat pengawasan wilayah sekaligus memastikan keamanan objek vital nasional, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., melaksanakan kunjungan kerja ke PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di Bukit Batu, Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (14/1/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral XII, dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan kawasan industri strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional. PT Borneo Alumina Indonesia sendiri merupakan salah satu objek vital nasional yang bergerak di sektor industri pengolahan alumina dan memiliki nilai strategis bagi ketahanan industri nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral XII didampingi oleh sejumlah pejabat utama Kodaeral XII, antara lain Kapok Sahli Kodaeral XII Kolonel Marinir Qomarudin, S.E., M.M., Asisten Intelijen (Asintel) Kodaeral XII Kolonel Laut (P) Masrurun, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., Asisten Operasi (Asops) Kodaeral XII Kolonel Laut (P) Arif Rahman, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., Asisten Teritorial (Aster) Kodaeral XII Kolonel Laut (P) Fajar Tri Rohadi, S.E., Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral XII Kolonel Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas, Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Kodaeral XII Kolonel Laut (KH) Sabat Mahang Wamura, S.Pd., M.Tr.Hanla., M.M., serta Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) XII Letkol Marinir Saiful Anam, CTMP.
Setibanya di lokasi, rombongan Dankodaeral XII disambut langsung oleh Direktur Utama PT Borneo Alumina Indonesia, Darwin Saleh Siregar, beserta jajaran manajemen perusahaan.
Penyambutan dilanjutkan dengan pertemuan resmi di ruang rapat perusahaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek strategis terkait pengamanan objek vital nasional, termasuk pola koordinasi, sistem pengamanan terpadu, serta identifikasi potensi kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran operasional perusahaan. Dankodaeral XII menekankan pentingnya sinergi yang solid antara TNI Angkatan Laut dan pihak manajemen perusahaan guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif, aman, dan stabil.
Laksamana Muda TNI Sawa menyampaikan bahwa keberadaan PT BAI sebagai industri strategis nasional harus didukung dengan sistem pengamanan yang kuat dan terintegrasi. Hal tersebut tidak hanya penting untuk melindungi aset negara, tetapi juga untuk menjamin keberlangsungan investasi, keselamatan tenaga kerja, serta stabilitas ekonomi di wilayah Kalimantan Barat.
Usai pertemuan, Dankodaeral XII beserta rombongan melaksanakan peninjauan lapangan guna melihat secara langsung fasilitas produksi, aktivitas operasional, serta sistem pengamanan yang diterapkan di kawasan PT Borneo Alumina Indonesia. Peninjauan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi di lapangan sekaligus memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Melalui kunjungan kerja ini, Kodaeral XII menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir dan berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah perairan, pesisir, serta kawasan strategis nasional. Komitmen tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab TNI AL dalam mendukung ketahanan nasional, stabilitas keamanan, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan dan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan pelaku industri strategis, khususnya dalam menciptakan lingkungan usaha yang aman, kondusif, dan berdaya saing tinggi demi kepentingan bangsa dan negara.
Red-Ervinna

