Pengikut

Polisi Identifikasi Penemuan Mayat di Sungai Kuwasen Jepara

Redaksi
Januari 18, 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T11:32:48Z
Detiksatu.com --Jepara - Polres Jepara | Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melakukan identifikasi terhadap jasad seorang pria lanjut usia (lansia) di aliran Sungai Manuan Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten setempat, pada Kamis (15/1/2026).

Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa berdasarkan hasil identifikasi oleh tim unit Satreskrim Polres Jepara dan Polsek Jepara Kota, jasad tersebut diketahui sebagai AM (70), warga Desa Kuwasen.

"Benar, terkait penemuan jasad di aliran Sungai Manuan, telah diketahui identitas-nya, yakni warga Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota," ujar AKP Dwi.

Kasihumas menjelaskan kronologi penemuan mayat yang bermula ketika seorang warga yang sedang beristirahat di sebuah brak meubel melihat ke arah sungai di sebelah barat lokasi kerjanya dan mendapati sesosok tubuh manusia dalam kondisi tengkurap di aliran sungai. 

"Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya kepada aparat kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan petunjuk," tambahnya.

Hasil pemeriksaan luar dari petugas di TKP menunjukkan bahwa tidak terdapat bekas penganiayaan atau tanda kekerasan pada jasad tersebut. Pemeriksaan medis sementara yang dilakukan juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

Polisi kemudian mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD RA Kartini untuk dilakukan visum. Identifikasi lebih lanjut memastikan jasad tersebut adalah AM, warga sekitar.

"Kami langsung menghubungi pihak keluarga untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut," katanya.

Keterangan keluarga disampaikan oleh anak korban, yakni M (32). la menyebut ayahnya juga mengalami kepikunan dan kerap keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga. 

"Bapak sering pergi sendiri dan tidak memberi tahu keluarga," ucapnya.

Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat pernyataan tidak bersedia melakukan autopsi terhadap jasad AM, memilih untuk segera memakamkannya.

Atas kejadian tersebut, Kasihumas pun mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia, terutama yang memiliki kondisi pikun atau keterbatasan fisik.

"Kami mengimbau keluarga untuk lebih waspada dan melakukan pengawasan ekstra, khususnya terhadap lansia, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Identifikasi Penemuan Mayat di Sungai Kuwasen Jepara

Trending Now