Pengikut

Presiden Prabowo dan BPI Danantara Matangkan Proyek Hilirisasi Prioritas dan Waste to Energy

Redaksi
Januari 05, 2026 | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T16:52:32Z
Bogor, detiksatu.com || Presiden Prabowo terima kepala BPI Danantara, bahas proyek hilirisasi dan waste to energy,
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Minggu (4/1/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional yang berfokus pada penguatan investasi, percepatan hilirisasi industri, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kerja yang intensif dan konstruktif. Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap proyek investasi strategis berjalan selaras dengan visi kemandirian ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan nilai tambah sumber daya dalam negeri.
Salah satu pokok pembahasan utama adalah perkembangan lima proyek hilirisasi prioritas yang akan dikelola oleh BPI Danantara. Total nilai investasi dari lima proyek tersebut mencapai sekitar 6 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan kurang lebih Rp100 triliun. Proyek-proyek ini mencakup sektor-sektor strategis yang dinilai memiliki dampak besar terhadap struktur industri nasional dan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global.

Rosan Roeslani menyampaikan kepada Presiden bahwa seluruh proyek hilirisasi tersebut telah memasuki tahap persiapan akhir dan direncanakan akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal bulan depan. Proyek-proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok industri nasional, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah serta meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB).

Selain membahas hilirisasi, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian serius pada perkembangan proyek Waste to Energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi. Program ini menjadi bagian penting dari agenda nasional dalam penertiban dan pembenahan tata kelola sampah, khususnya di kawasan perkotaan yang selama ini menghadapi persoalan volume sampah yang terus meningkat.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa proyek Waste to Energy tidak hanya ditujukan untuk mengurangi timbunan sampah terbuka dan beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga dirancang untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi. Melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, sampah diolah menjadi sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik maupun energi lainnya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pendekatan pengelolaan sampah harus berpijak pada prinsip keberlanjutan, efisiensi, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor swasta agar proyek Waste to Energy dapat berjalan optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan agar setiap proyek investasi strategis tetap mengedepankan tata kelola yang baik, transparansi, serta akuntabilitas. Menurutnya, investasi bukan semata-mata soal besaran nilai dana yang masuk, tetapi juga tentang dampak jangka panjang terhadap lingkungan, sosial, dan kesejahteraan rakyat.

BPI Danantara, sebagai badan pengelola investasi strategis negara, diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembiayaan pembangunan yang berorientasi masa depan. Dengan fokus pada hilirisasi dan ekonomi hijau, Danantara diproyeksikan memainkan peran kunci dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia menuju struktur yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Pertemuan di Hambalang tersebut menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan investasi berkualitas, industrialisasi berbasis nilai tambah, serta keberlanjutan lingkungan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Senin, 5 Januari 2026.


Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo dan BPI Danantara Matangkan Proyek Hilirisasi Prioritas dan Waste to Energy

Trending Now