POLEWALI MANDAR-Detiksatu.com — Seorang pria bernama Haerul Anan (27), warga Lingkungan Ujung Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi korban pelemparan oleh sekelompok pemuda tak dikenal di wilayah Labasang, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Shandy Indrajatiwiguna, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban baru saja pulang dari Kota Polewali bersama dua rekannya, Pati dan Albar, dengan mengendarai sepeda motor.
“Dalam perjalanan, tepatnya di Labasang, korban dan rekannya melihat sekelompok pemuda berkumpul di tengah jalan dan menghentikan pengendara yang melintas. Salah satu di antaranya membawa sebilah parang panjang,” kata AKP Shandy.
Meski demikian, korban dan kedua rekannya berhasil melewati lokasi tersebut. Namun, sekitar 200 meter dari tempat berkumpulnya para pemuda, tiba-tiba sebuah kayu dilempar dari pinggir jalan dan mengenai bagian belakang kepala korban.
Akibat lemparan tersebut, Haerul Anan terjatuh dan mengalami luka serius. Rekan korban, Pati, kemudian melanjutkan perjalanan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonomulyo.
Menerima laporan, personel Pamapta 1 Polsek Wonomulyo Aipda Setio Untoro, bersama Panit II Reskrim, anggota jaga, serta diback up piket Reskrim Polres dan personel Resmob Polres, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Setibanya di lokasi, korban ditemukan masih berada di pematang sawah dalam kondisi luka serius di bagian kepala,” jelas AKP Shandy.
Korban kemudian dilarikan ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, karena kondisinya cukup parah, korban direncanakan dirujuk ke RSUD Hj. Andi Depu Polewali guna penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pelemparan tersebut dan mendalami motif kejadian.
Liputan:Rd