Pengikut

Sinopsis ’28 Years Later: The Bone Temple’ yang Sajikan Horor Lebih Gelap, Sudah Tayang di Balikpapan

Redaksi
Januari 18, 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T12:29:34Z

 


BALIKPAPAN,  — Film 28 Years Later: The Bone Temple resmi tayang di bioskop-bioskop Indonesia sejak 14 Januari 2026, termasuk jaringan besar seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis, serta sudah dinikmati oleh penonton di kota-kota besar termasuk Balikpapan. Film ini menjadi lanjutan yang paling dinanti dalam waralaba 28 Days Later dan langsung memicu antusiasme luas setelah pemutaran perdana di Tanah Air.

Jalan Cerita ‘The Bone Temple’

Melansir IMDB dan Rotten Tomatoes, 28 Years Later: The Bone Temple membawa penonton kembali ke dunia yang hancur akibat wabah Virus Rage, tiga dekade setelah peristiwa film sebelumnya. Kali ini, fokus cerita bergeser dari ancaman infeksi semata menjadi konflik batin dan moral antara para penyintas yang kini hidup tanpa aturan sosial.

Di tengah kekacauan itu, Spike, seorang pemuda yang tumbuh di dunia pasca-apokaliptik, menemukan dirinya terperangkap dalam kelompok fanatik yang dikenal sebagai The Jimmies, yang dipimpin oleh tokoh karismatik namun kejam Sir Lord Jimmy Crystal. Organisasi ini menjalankan ritual brutal dan memaksa anggota baru mengikuti aturan licik mereka.

Di sisi lain, Dr. Ian Kelson, ilmuwan yang selamat dan diperankan oleh Ralph Fiennes, membangun “Bone Temple” — sebuah monumen dari sisa-sisa yang terinfeksi dan menjadi simbol pencarian jawaban atas kemanusiaan di dunia yang runtuh. Hubungannya dengan sosok infeksi Alpha bernama Samson menimbulkan dilema moral yang menjadi inti konflik emosional film ini.

Casts & Produksi

Film ini disutradarai oleh Nia DaCosta dan ditulis oleh Alex Garland, nama yang kembali membidani narasi dalam waralaba yang telah dimulai sejak 28 Days Later (2002). Produksi melibatkan rumah produksi Columbia Pictures, DNA Films, dan Decibel Films, dengan musik oleh Hildur Guðnadóttir.

Pemeran utama film ini antara lain:

  • Ralph Fiennes sebagai Dr. Ian Kelson
  • Jack O’Connell sebagai Sir Lord Jimmy Crystal
  • Alfie Williams sebagai Spike
  • Erin Kellyman sebagai Jimmy Ink
  • Chi Lewis-Parry sebagai Samson
  • Emma Laird dalam peran pendukung lain yang memperkaya dinamika kelompok musuh dan teman di layar.

Setelah tayang di Indonesia, film ini mendapat reaksi positif dari penonton dan kritikus. Versi 2026 ini meraih skor sekitar 94% di Rotten Tomatoes, mencatatkan rekor baru dalam sejarah franchise sebagai film dengan rating kritikus tertinggi sejauh ini. Cerita yang lebih mendalam, karakterisasi kuat, dan arahan visual yang memikat menjadi sorotan utama ulasan global.

Pendekatan The Bone Temple yang tidak hanya mengandalkan ketegangan horor, tetapi juga konflik karakter dan tema kemanusiaan yang kompleks, menjadikannya lebih dari sekadar film zombie konvensional. Elemen-elemen ini, plus pertunjukan kuat dari para pemain utama, membuat film ini tetap dibicarakan oleh komunitas penonton horor dan umum di Indonesia dan dunia.***

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sinopsis ’28 Years Later: The Bone Temple’ yang Sajikan Horor Lebih Gelap, Sudah Tayang di Balikpapan

Trending Now