Lebak, detiksatu.com II Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kondisi Jalan Raya Warunggunung–Petir, tepatnya di Kampung Pabuaran, Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, dikeluhkan warga akibat polusi debu dan material tanah yang berceceran di badan jalan, Selasa (17/03/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, material tanah terlihat tersebar di sepanjang ruas jalan, mulai dari titik aktivitas hingga simpang tiga Warunggunung. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kendaraan proyek milik perusahaan berinisial JB yang melintasi jalur tersebut.
Ruas jalan ini merupakan akses vital penghubung Kabupaten Lebak dengan wilayah Serang, serta menjadi jalur utama masyarakat dan pemudik menjelang Lebaran. Namun, kondisi jalan yang kotor dan berdebu dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Debu tebal yang beterbangan tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan. Selain itu, saat hujan turun, material tanah yang menempel di aspal membuat permukaan jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
Sejumlah warga mengaku resah dengan kondisi tersebut dan berharap adanya tanggung jawab dari pihak terkait untuk segera melakukan pembersihan.
“Kalau aktivitas silakan saja, tapi tolong jalan dibersihkan. Debunya mengganggu, apalagi kalau hujan jadi licin dan berbahaya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini diduga bertentangan dengan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mewajibkan pengguna jalan menjaga keselamatan dan kebersihan, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang melarang pencemaran lingkungan.
Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara juga menegaskan kewajiban setiap pihak untuk mencegah terjadinya pencemaran udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan berinisial JB terkait dugaan dampak aktivitas tersebut. Warga berharap instansi terkait segera turun tangan agar kondisi jalan kembali bersih, aman, dan nyaman, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
(Jul)