Presiden Prabowo Soroti Ketidakpastian Global, Ajak Bangsa Indonesia Perkuat Persatuan dan Kerukunan

Maret 11, 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T20:58:18Z
Jakarta, detiksatu.com || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menilai kondisi dunia saat ini tengah berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian dan bahaya akibat berbagai konflik global yang terus berlangsung. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Qur'an yang digelar di Istana Negara Jakarta, 
(10/3/ 2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung situasi geopolitik global yang menurutnya semakin kompleks dan tidak menentu. Ia menyebutkan bahwa banyak pemimpin dunia yang memiliki kekuatan besar belum mampu menjaga stabilitas dan perdamaian internasional sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat dunia.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi masa depan umat manusia, karena konflik yang terjadi di berbagai wilayah dunia berpotensi memicu dampak yang lebih luas, termasuk ketidakstabilan ekonomi, keamanan, hingga krisis kemanusiaan.
“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya, di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang kita perlukan, yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Menghadapi situasi global yang dinilai semakin tidak menentu, Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di dalam negeri. Ia menilai solidaritas nasional menjadi kunci utama agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat dinamika global.

Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, toleransi, dan kerja sama antar warga negara.

Menurutnya, bangsa Indonesia tidak boleh terpecah oleh perbedaan, melainkan harus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman.
“Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak bangsa lain perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita, untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini,” kata Prabowo.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia harus tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan dan prinsip hidup berdampingan secara damai di tengah dunia yang semakin kompetitif dan penuh tantangan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai berbagai cita-cita pembangunan nasional yang telah dirancang selama ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa memiliki tekad dan komitmen yang kuat.

Presiden menekankan pentingnya semangat kerja keras, integritas, serta rasa tanggung jawab bersama untuk membangun negara yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Bahwa kita akan mencapai apa yang kita cita-citakan dengan tekad dan komitmen yang sangat jelas dan teguh. Insya Allah apa yang kita cita-citakan akan kita capai bersama,” tutur Prabowo.

Optimisme tersebut, menurutnya, harus terus dipupuk oleh seluruh masyarakat Indonesia agar bangsa ini mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan global yang cepat.

Selain membahas kondisi dunia, Prabowo juga menegaskan komitmennya sebagai Presiden untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.

Ia menegaskan bahwa tugas utama seorang kepala negara adalah memastikan keamanan, kesejahteraan, dan perlindungan bagi seluruh warga negara. Oleh karena itu, pemerintah akan terus bekerja keras untuk menjaga stabilitas nasional serta memperkuat persatuan masyarakat.
“Bahwa tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia adalah untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Prabowo menambahkan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan perhatian dari negara.
“Seluruh rakyat Indonesia, apa pun sukunya, apa pun rasnya, apa pun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina,” lanjutnya.

Dalam penutup sambutannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa menjaga perdamaian merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya. Ia menyadari bahwa tanpa stabilitas dan keamanan, pembangunan nasional tidak akan dapat berjalan secara optimal.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat diplomasi internasional, menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
“Karena itu, yang terutama yang saya sadari adalah bekerja dengan sangat keras untuk menjaga perdamaian,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia untuk tetap berperan sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian, kerja sama internasional, serta stabilitas global di tengah berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo Soroti Ketidakpastian Global, Ajak Bangsa Indonesia Perkuat Persatuan dan Kerukunan

Trending Now