Deliserdang, detiksatu.com || Rasa kekecewaan dan amarah warga memuncak. Dimana Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang tidak kunjung hadir hingga pukul 16.30 WIB, Kamis (23/04/2026), meski pertemuan dengan warga terdampak pabrik sandal Yumeida dan pengusaha sudah diagendakan sejak pukul 10.00 WIB.
Hingga sore menjelang petang, tidak ada pemberitahuan apapun maupun kepastian yang disampaikan. Sikap ini dinilai warga sebagai bentuk penghinaan dan keseriusan yang minim.
"Kami tunggu dari pagi, sekarang sudah pukul 16.30 tapi tak kunjung nampak. Ini namanya menyepelekan kami secara terang-terangan," geram perwakilan warga.
Menurut Praktisi Hukum Nopita, SH:
"Ketidakhadiran pejabat publik tanpa alasan jelas dan pemberitahuan merupakan pelanggaran terhadap prinsip pelayanan publik dan etika jabatan. Tindakan ini tidak hanya merugikan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi dan solusi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Warga berhak menuntut penjelasan resmi dan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku."
Warga menuntut penjelasan tegas. Jika dibiarkan, kemarahan ini berpotensi meledak menjadi aksi yang lebih besar akibat rasa tidak dihargai.
Reporter : Habib

