Sorotan Tajam pada Dewas RSUD Daud Arif, Pasca Viral Kematian Dokter yang Diduga Dipicu Beban Kerja

Redaksi
Mei 06, 2026 | Mei 06, 2026 WIB Last Updated 2026-05-06T05:01:47Z
TANJAB BARAT,DETIKSATU.COM || Kinerja Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, menjadi sorotan tajam. Hal ini muncul pasca viralnya kasus meninggalnya seorang tenaga medis yang diduga akibat beban kerja yang berlebihan.

Sorotan terhadap kinerja Dewas tersebut terungkap dalam rapat tertutup bersama pihak Dokter Interenship dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Budi Gunadi yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, selain membahas kronologis dan sejumlah persoalan yang terjadi, evaluasi terkait kinerja Dewas juga turut menjadi bahasan utama. Salah satu poin yang disorot adalah terkait lemahnya pengawasan terhadap dokter tetap yang sering mangkir atau absen.

Dalam diskusi tersebut sejumlah Dokter Interenship menjelaskan bahwa dokter tetap banyak melakukan absensi saat jam kerja, yakni melakukan istirahat untuk merokok dan ngopi.

"Oknum Dokter tetap tersebut banyak sekali keluar atau absen saat jam kerja pak, dengan alasan untuk merokok dan ngopi. Sehingga pasien yang ada kami yang menangi sepenuhnya pak". Ungkap mereka di Audiensi Live Tiktok Akun Pribadi Menteri Kesehatan RI

Menyikapi hal tersebut Budi Gunadi balik bertanya kepada Dokter Interenship.

"Apakah mereka saat merokok lama atau sebentar, biasa nya hanya 10 menit untuk merokok, dan juga apakah mereka melakukan di luar atau didalam wilayah rumah sakit". Jawab Menteri Kesehatan RI Tersebut.

Kondisi ini menjadi catatan merah bagi manajemen rumah sakit umum daerah K.H Daud Arif Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat Jambi, terkhusus terhadap dewan pengawas terkait pengawasan terhadap dokter tetap.

Diketahui memberikan dampak dominan di mana beban kerja justru ditanggung oleh dokter kontrak atau dokter internsip untuk menggantikan posisi yang kosong tersebut. Hal ini menjadi curahan hati yang disampaikan langsung oleh 24 dokter internsip yang bertugas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pembahasan hangat dalam diskusi antara Kemenkes RI dengan para dokter internsip tersebut terekam dan dibagikan melalui akun media sosial TikTok pribadi Kemenkes RI.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kemenkes RI dan rombongan Kemenkes RI, Gubernur Jambi beserta jajaran, Bupati Tanjung Jabung Barat, serta para Dokter internsip yang bertugas di RSUD Daud Arif dan sejumlah puskesmas yang ada di wilayah Tanjung Jabung Barat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dewas RSUD Daud Arif belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut terkait persoalan dan sorotan yang ditujukan kepada mereka.(Hen)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sorotan Tajam pada Dewas RSUD Daud Arif, Pasca Viral Kematian Dokter yang Diduga Dipicu Beban Kerja

Trending Now