Warga Sambongwangan Gelar Syukuran Jembatan Garuda, Dandim Blora: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Warga Sambongwangan Gelar Syukuran Jembatan Garuda, Dandim Blora: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Redaksi
Senin, 29 Juni 2026 | Senin, Juni 29, 2026 WIB Last Updated 2026-06-29T09:51:29Z
BLORA,DETIKSATU.COM ||  Warga Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, menggelar tasyakuran atas rampungnya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, Senin (29/6/2026). Infrastruktur yang telah lama dinantikan tersebut kini menjadi akses penghubung bagi sejumlah dukuh di desa setempat.

Acara syukuran dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., jajaran Forkopimcam Randublatung, Kepala Desa Sambongwangan, personel Koramil 09/Randublatung, serta masyarakat.

Suasana penuh syukur tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga berkumpul merayakan selesainya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan penting untuk menunjang mobilitas masyarakat.

Jembatan Garuda Merah Putih tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat Desa Sambongwangan.

Sebagai bentuk rasa syukur, warga bersama personel Kodim 0721/Blora menggelar makan bersama secara lesehan. Kegiatan itu menjadi simbol kebersamaan dan kedekatan antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat untuk hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bukti nyata komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0721/Blora, untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi peningkatan ekonomi, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah di Kabupaten Blora yang membutuhkan akses penghubung, khususnya jembatan antar desa maupun antar dukuh. Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI perlu terus diperkuat guna mendukung pemerataan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Desa Sambongwangan, Wahyudi, mengatakan tasyakuran tersebut merupakan ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih.

Menurutnya, jembatan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Dukuh Sambongwangan dengan Dukuh Nguleng, Giring, Boto, dan Kepoh sehingga diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Masyarakat membawa makanan untuk tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas terbangunnya Jembatan Garuda Merah Putih yang telah lama dinantikan warga," kata Wahyudi.

Rangkaian kegiatan syukuran tersebut menjadi gambaran sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan menjadi simbol semangat gotong royong sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sambongwangan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warga Sambongwangan Gelar Syukuran Jembatan Garuda, Dandim Blora: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Trending Now

Iklan