FORMASI Gelar Dialog Publik Bersama Plt Bupati Pekalongan Menghadirkan Tokoh Senior

FORMASI Gelar Dialog Publik Bersama Plt Bupati Pekalongan Menghadirkan Tokoh Senior

Sabtu, 04 Juli 2026 | Sabtu, Juli 04, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T17:28:18Z



Pekalongan detiksatu.com I| Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menghadiri dialog publik bertajuk "Menakar Kepala Daerah Berkarakter dan Berkualitas Menyongsong Kajen Bermartabat, Maju, dan Sejahtera" yang digelar di Rumah Makan Kampung Damai, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan pada Jumat (3/7) sore.

Dialog tersebut menghadirkan mantan Bupati Pekalongan periode 2001–2006 dan 2011–2016, Amat Antono, serta mantan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan periode 1999–2004, Dulmanan. Keduanya berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta arah pembangunan Kabupaten Pekalongan di hadapan para aktivis dan masyarakat.

Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengapresiasi terselenggaranya dialog tersebut. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran yang disampaikan kedua tokoh senior itu menjadi bekal berharga dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun Kabupaten Pekalongan ke depan.

"Alhamdulillah, dua tokoh besar Kabupaten Pekalongan, yaitu Pak Amat Antono yang pernah memimpin sebagai bupati dan Pak Dulmanan yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, telah berbagi pengalaman di hadapan para aktivis. Banyak pelajaran berharga yang bisa menjadi bekal bagi kita semua," ujar Sukirman.

Ia mengatakan, dialog membahas berbagai aspek penting, mulai dari karakter kepemimpinan, prospek pembangunan daerah, hingga pentingnya manajemen komunikasi dalam pemerintahan.

"Beliau berdua memberikan gambaran mengenai prospek pembangunan Kabupaten Pekalongan, mulai dari sisi kepemimpinan, pembangunan daerah, hingga manajemen komunikasi. Walaupun waktunya singkat, banyak teori dan pengalaman yang dapat kita pelajari," katanya.

Sukirman menilai, salah satu pesan utama yang disampaikan Amat Antono adalah pentingnya membangun komunikasi yang baik sebagai fondasi pemerintahan yang efektif. Menurutnya, pemerintah juga harus mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan publik dan pembangunan yang berkualitas.

"Skala prioritas yang disampaikan Pak Antono, pertama adalah memperkuat komunikasi. Kedua, mengembalikan kepercayaan masyarakat. Ketiga, memberikan pelayanan dan pembangunan yang terbaik sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat," tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para aktivis, untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan demi mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih maju dan sejahtera.

"Harapan kami, seluruh elemen masyarakat, termasuk para aktivis, dapat bersinergi dan memberikan dukungan terhadap pemerintahan demi kemajuan Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.

Sementara itu, Amat Antono menegaskan bahwa keberhasilan membangun Kabupaten Pekalongan sangat bergantung pada soliditas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kekompakan internal birokrasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif.

"Salah satu kunci utamanya adalah merapikan barisan dan menyatukan gelombang. Kalau aparatur sipilnya tidak kompak, kalau ASN-nya tidak satu gelombang, hasil pembangunan tidak akan optimal," tegas Antono.

Ia mengibaratkan kekompakan ASN seperti gelombang radio yang harus berada pada frekuensi yang sama agar menghasilkan suara yang jernih. Begitu pula dalam organisasi pemerintahan, seluruh jajaran harus memiliki visi, langkah, dan semangat yang seirama untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut Antono, filosofi kedisiplinan yang diterapkan dalam dunia militer juga relevan diterapkan dalam birokrasi, yakni membangun kesamaan langkah, disiplin, dan fokus dalam menjalankan tugas.

"Rapikan barisan, satukan gelombang, lalu fokus. Dengan begitu organisasi akan berjalan lebih efektif dan tujuan pembangunan dapat tercapai," ujarnya.

Secara khusus, Amat Antono juga berpesan kepada Plt Bupati Pekalongan Sukirman agar tidak ragu mengambil langkah-langkah strategis dalam menjalankan pemerintahan.

"Lakukan. Hanya satu kata, lakukan," pesannya.

Ia menegaskan bahwa pesan tersebut bukanlah bentuk dukungan kepada individu tertentu, melainkan pengalaman yang ingin dibagikan sebagai mantan kepala daerah demi kemajuan Kabupaten Pekalongan.

"Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik, kuncinya adalah menyatukan langkah, menyatukan gelombang, memperkuat komunikasi, dan bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat," pungkas Amat Antono.(Ali)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FORMASI Gelar Dialog Publik Bersama Plt Bupati Pekalongan Menghadirkan Tokoh Senior

Trending Now

Iklan