Malahayati Konsultan Perkuat Literasi Keuangan, Edukasi Bahaya Pinjol Terus Digencarkan

Malahayati Konsultan Perkuat Literasi Keuangan, Edukasi Bahaya Pinjol Terus Digencarkan

Selasa, 07 Juli 2026 | Selasa, Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T02:34:00Z



Jakarta, detiksatu.com || PT Malahayati Nusantara Raya (Malahayati Konsultan) kembali menggelar edukasi literasi keuangan mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) sebagai bagian dari komitmen perusahaan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko keuangan ilegal.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Jumat (3/7/2026) itu diikuti peserta dari berbagai kalangan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai bahaya pinjaman online ilegal, pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, serta langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban praktik keuangan ilegal.

CEO PT Malahayati Nusantara Raya, Ahmad Maulana Wijaya atau yang akrab disapa Bang Ujay, mengatakan edukasi menjadi fokus utama perusahaan dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan pinjaman online.

"Kami ingin masyarakat yang belum terjerat pinjaman online memahami risikonya agar tidak menjadi korban. Sementara bagi mereka yang sudah terdampak, kami hadir memberikan konsultasi, pendampingan, dan solusi agar bisa bangkit kembali," ujar Bang Ujay.

Menurutnya, rendahnya literasi digital dan literasi keuangan masih menjadi faktor utama yang menyebabkan masyarakat rentan menjadi korban pinjaman online ilegal. Oleh karena itu, PT Malahayati Nusantara Raya akan terus memperluas program edukasi melalui seminar, diskusi publik, pelatihan, dan berbagai kegiatan literasi lainnya.

Di sela kegiatan, Bang Ujay didampingi Kuasa Hukum Albert dan Kepala Departemen Humas Syahroji (Oji) juga memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan mengenai perkembangan program perusahaan, termasuk proses administratif yang tengah berjalan.

Albert menjelaskan, sejak audiensi dengan Satgas PASTI pada Juni 2026, perusahaan terus melengkapi seluruh persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
"Seluruh proses administrasi terus kami jalankan secara proaktif. Sementara itu, kegiatan utama perusahaan berupa edukasi dan pendampingan kepada masyarakat tetap berlangsung sebagaimana mestinya," kata Albert.

Sementara itu, Kepala Departemen Humas PT Malahayati Nusantara Raya, Syahroji (Oji), menegaskan bahwa perusahaan bergerak di bidang jasa konsultasi, bukan lembaga jasa keuangan.

"PT Malahayati Nusantara Raya merupakan lembaga jasa konsultasi, bukan lembaga jasa keuangan. Kami tidak melakukan penghimpunan dana masyarakat, melainkan memberikan layanan konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan, khususnya terkait pinjaman online," jelas Oji.

Ia menambahkan, kegiatan edukasi dan pendampingan telah menjadi aktivitas utama perusahaan sejak awal berdiri. Menurutnya, proses administrasi yang sedang berlangsung tidak menghentikan operasional perusahaan secara keseluruhan.

Selain edukasi literasi keuangan, PT Malahayati Nusantara Raya juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pembinaan UMKM bagi pelaku usaha yang terdampak persoalan pinjaman online. Perusahaan juga menggelar berbagai program tanggung jawab sosial (CSR), seperti rehabilitasi rumah korban kebakaran, pelatihan kerja, hingga diskusi publik.

Ke depan, PT Malahayati Nusantara Raya berencana memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Menutup kegiatan, Bang Ujay menegaskan bahwa perusahaan akan terus membuka ruang komunikasi dengan regulator sembari menjalankan program konsultasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai bidang usahanya.

"Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi keuangan. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan. Karena itu, edukasi akan terus menjadi prioritas kami," pungkasnya.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Malahayati Konsultan Perkuat Literasi Keuangan, Edukasi Bahaya Pinjol Terus Digencarkan

Trending Now

Iklan