Bupati Nagekeo Terima Laporan Uji Kelayakan Bangunan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PU

Bupati Nagekeo Terima Laporan Uji Kelayakan Bangunan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PU

Agustus 23, 2026 | Agustus 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-23T10:05:27Z

NAGEKEO,DETIKSATU.COM || Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dan Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada secara resmi menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Meike Kencana Wulan, bertempat di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, (22/08/2026). 

Ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam memulihkan pelayanan publik dan penanganan pasca bencana. Kegiatan ini sekaligus untuk menerima laporan hasil survei uji kelayakan bangunan serta meninjau langsung kondisi para pengungsi di lapangan.

Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Kabid Cipta Karya Dinas PU, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta jajaran teknis dari Dirjen Cipta Karya.

Dalam pemaparannya, Meike menjelaskan bahwa tim teknis melakukan rapid assessment (asesmen cepat) yang diprioritaskan pada fasilitas pelayanan kesehatan dan pusat pemerintahan agar fungsi pelayanan masyarakat dapat segera ditinjau untuk difungsikan kembali.

"Berdasarkan analisis teknis di RSUD Aeramo, tidak semua bangunan masuk kategori Tipe Kuning. Beberapa bangunan masuk ke Tipe Hijau, sehingga bisa ditinjau kembali untuk segera dipergunakan. Kami datang untuk melakukan asesmen pada bangunan prioritas seperti RS, Kantor Bupati, dan Kantor DPRD. Sisanya akan dilakukan uji kelayakan secara mandiri oleh personil di daerah yang akan kami berikan pelatihan terlebih dahulu," ujar Dirjen Cipta Karya. 

Dari hasil pemeriksaan teknis untuk Gedung Kantor Bupati Nagekeo, Tim Kementerian PU menetapkan status Tipe Kuning (Penggunaan Terbatas) dengan dua catatan mendasar, yakni: Status gedung ditetapkan berdasarkan kondisi saat pemeriksaan. Gempa susulan setelah pemeriksaan berpotensi meningkatkan kerusakan dan risiko bahaya. Selanjutnya, apabila ditemukan kerusakan lebih lanjut oleh pihak berwenang, akan dilakukan pemeriksaan kembali.


Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Wakil Bupati Nagekeo menegaskan bahwa pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan kerja pegawai dan kelancaran pelayanan.

"Untuk sementara ini kami semua berkantor di luar atau memanfaatkan posko darurat. Kami juga memastikan kondisi di posko terpadu tetap aman dan selalu terpantau setiap harinya untuk memastikan kondisi kehidupan warga dapat terus berjalan dengan normal," Ungkap Wakil Bupati Nagekeo.

Usai pertemuan, Wakil Bupati Nagekeo mendampingi Dirjen Cipta Karya meninjau langsung kondisi Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Gedung Sekretariat Dewan, dan Gedung Kantor Bupati. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke tiga titik posko pengungsian terpadu di Lapangan Berdikari, Halaman Gereja Stella Maris Danga, dan Puncak Dadiwuwu.

Di sela-sela peninjauan, Dirjen Cipta Karya menyapa dan berdialog langsung dengan para pengungsi guna menyerap kebutuhan mendesak warga. Kementerian PU memastikan dukungan penuh terhadap kebutuhan dasar pengungsi, salah satunya dengan menjamin ketersediaan pasokan air bersih melalui pengoperasian truk tangki dan penempatan profil tank bantuan Kementerian PU di seluruh titik pengungsian.

Reporter: Stefan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Nagekeo Terima Laporan Uji Kelayakan Bangunan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PU

Trending Now