Jakarta,detiksatu.com | Demo mahasiswa UI yang ingin merebut kemerdekaan ini adalah bentuk kekonyolan tidak mampu membedakan apa itu Negara dan apa itu Pemerintahan .
Kalau ngomong Kenerdekaan itu urusan nya Negara maka akan berhadapan dengan bangsa Indonesia .
Seluruh rakyat Indonesia baik yang pro pada pemerintah maupun yang tidak pro terhadap pemerintah semua merayakan hari kemerdekaan itu .
"Kemerdekaan milik bangsa Indonesia. Tapi mau direbut mahasuswa dengan sistem kapitalis dan liberalis yang ditolak pendiri bangsa bertentangan dengan Ideologi negara Pancasila .
Itu namanya KUDETA IDEOLOGI Bukan revolusi.
KEMERDEKAAN INI HASIL APA?
Hasil darah dan doa "Ihdinashsirothal Mustaqim" kata Bung Karno
Hasil mempelajari Rig 76 sistem negara di dunia sistem Presidensil ala Amerika ditolak sustem Parlementer model Inggris ditolak Sistem Sosialis model Uni Syoviet juga ditolak dengan Kreatif dan kecerdasan bapak pendiri begeri ini menciptakan dsistem sendiri yaitu sistem MPR .
Hasil kesepakatan: para pendiri bangsa adalah Sistem KOLEKTIVISME PANCASILA → Bukan Individualisme
Jadi kemerdekaan ini lahir dari RAHIM PANCASILA. Bukan rahim Liberalisme
KENAPA LIBERALIS KAPITALIS BERTENTANGAN?
Karena bertentangan dengan 3 hal:
KEHENDAK PENDIRI BANGSA UUD 1945
Kedaulatan di Tangan Rakyat lewat MPR
Tujuan: Keadilan Sosial
Demokrasi dengan Musyawarah Gagasan
SISTEM LIBERAL KAPITALIS UUD 2002**
Kedaulatan di Tangan Uang + Media
Tujuan: Akumulasi Modal
Demokrasi Pertarungan Modal
Jadi kalau maksa pakai sistem Liberal = MENGKHIANATI SEMANGAT 17 AGUSTUS*
KENAPA KEMERDEKAAN MAU DIREBUT MAHASISWA UI
Tidak semua mahasiswa ada yang masih berjiwa Nasionalis Kebangsaan .
Hanya kelompok mahasiswa yang:
*Didanai* Dugaan dana asing/OSF
2. *Didoktrin demokrasi liberal teori Barat tanpa mengerti ideologi bangsa nya tidak mau membaca sejarah BPUPKI /PPKI
3. *Dimanfaatkan*Menjadi "tangan" oligarki & globalis yang mau "ganti rezim dan pertahankan sistem liberal kapitals dengan anti MBG .Koperasi merah Putih ,sekolah Rakyat .
Mereka kira lagi bela rakyat. Padahal lagi mempertahankan negara balik ke tangan kapitalis. Globalis melawan kedaulatan bangsa nya ,
Kemerdekaan ini milik kita semua. Milik bangsa Indonesia.*
Dibayar dengan darah. Dibayar dengan doa 'Robbana Ihdinashsirothal Mustaqim'.*
20.000 Nyawa Suhada dengan perang 10 Nopember Surabaya ,Bandung Lautan Api ,6Jam Di Jogya ,Perang puputan di Bali ,Pembantaian Westerling Di Makasar ,
Lalu hari ini ada yang mau 'merebut' kemerdekaan itu.*
Bukan dengan bedil. Tapi dengan sistem.*
Sistem apa? Sistem Liberal Kapitalis.*
Sistem yang dari awal sudah ditolak pendiri bangsa kita.sebab sistem liberal kapitslis itu yang melahirkan kolonialisme
Jelas ini bertentangan dengan kehendak rakyat.*
Karena kehendak rakyat UUD 1945 sudah tertulis: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
*Bukan Keadilan Bagi Yang Paling Banyak Modal.*
Maka saya ajak: Jangan biarkan kemerdekaan kita dibajak.
MAHASISWA TIDAK MENGENAL APA ITU AMANAT PENDERITAAN RAKYAT .
Kemerdekan Republik Indonesia ini adalah hasil dari amanat penderitaan rakyat ,
Mahasiswa Tidak kenal Amanat Penderitaan Rakyat" = Tidak kenal jati diri bangsanya sendiri* karena Universitas UI hanya mengajarkan demokrasi luberal
Jadi wajar tuntutannya ngawur. Karena tidak berpijak pada Ideologi Kerakyatan.
*Ciri Ideologi Kerakyatan:*
*Tujuan Negara Jelas* Keadilan Sosial, bukan pertumbuhan ekonomi semata
2. *Yang didengar: Penderitaan Rakyat* Bukan suara oligarki
3. *Yang jalan: GBHN* Ada arah 5 tahunan, bukan visi misi orang per orang
*Singkatnya: Negara hadir untuk rakyat menderita. Bukan rakyat ngemis ke negara.*
*2. KENAPA MAHASISWA TIDAK KENAL?*
Karena *GBHN DIHAPUS UUD 2002* Dengan Amandemen.
Sejak itu di kampus yang diajarkan:
*Teori Demokrasi Barat* Montesquieu, John Locke
2. *Tidak diajarkan BPUPKI* Tidak diajarkan Soepomo .Hatta ,Yamin Soekarno , tidak diajarkan Sistem MPR,tidak diajakan Pancasila
3. *Tidak diajarkan GBHN* Tidak diajarkan "Amanat Penderitaan Rakyat"
*HASILNYA:*
Mahasiswa teriak "ganti rezim" tapi tidak tahu mau diganti jadi sistem apa*
Teriak "demokrasi" tapi yang dimaksud Demokrasi Uang*demokrasi liberal
Teriak "rakyat" tapi tidak kenal Amanat Penderitaan Rakyat*
DAMPAKNYA: TUNTUTAN TIDAK BERDASAR IDEOLOGI KERAKYATAN*
Coba cek tuntutan mereka:
*"Turunkan harga"* Tapi tidak tolak sistem kapitalis
2. *"Berantas korupsi"* Tapi pertahankan sistem yang melahirkan korupsi: sistem uang
3. Ganti rezim"* l Tapi "pertahankan sistem"
*Ini namanya: Teriak di lautan, tapi tidak bawa kompas. Kompasnya adalah GBHN.*
Yang ada visi misi presiden. Visi misi gubernur. Visi misi bupati.*Ada 553 visi misi hasil pemilihsn langsung dengan begitu Visi Misi Negara diganti dengan 553 visi misi perseorangan akibat dari pemilihannlangsung demokrasi liberal .
Wajar kalau tuntutan mahasiswa hari ini tidak berdasar Ideologi Kerakyatan.*
Karena yang mereka pelajari di kampus hanya teori Barat.Liberal Kapitalisme
Yang mereka tidak pelajari: Sejarah BPUPKI, Soepomo, Hatta ,Yamin ,Soekarno dan Sistem MPR.*
Jadi solusinya bukan membentak mahasiswa.*
Solusinya: KEMBALIKAN UUD 1945 dan Pancasila kembalikan bintang petunjuk arah GBHN. KEMBALIKAN SISTEM MPR.*
Agar adik-adik kita punya kompas. Kompasnya Ideologi Kerakyatan.*
Agar tuntutan mereka tidak lagi kosong. Tapi berisi: Amanat Penderitaan Rakyat."*
*BENANG MERAH:*
*Dulu:* Ada GBHN → Mahasiswa demo bawa data, bawa analisis penderitaan rakyat
*Sekarang:* Tidak ada GBHN Mahasiswa demo bawa emosi, bawa narasi TikTok
*Yang salah bukan mahasiswanya. Yang salah sistemnya yang menghapus kompas.*
Kalimat kunci: *"Kita tidak butuh ganti rezim. Kita butuh kembalikan Amanat Penderitaan Rakyat"*
Mahasiswa harus mengerti spa itu Negara indonesia dan apa itu Pemerintahan Indonesia .
Merebut kemerdekaan adalah penghinaan terhadap pendeiri negeri ini menghina Soekarno ,menghina Jatta .Soepomo,Yamin ,Agus Salim ,Jendral Soedirman ,pahlawan pahlawan yang telsh gugur di pertempuran 10 Nopember di Surabaya Bandung Lautan Api ,Perang Puputan di Bali serangan Oemom 1Maret di jogya yang semua perang itu untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 17Agustus 1945 . Kamu boleh benci kepada Penerintah yetapi kalau kanu mau merebut kemerdekaan itu urusan nya dengan bangsa Indonesia .
*KESIMPULAN
*Yang mereka rebut bukan kursi. Tapi ARAH BANGSA.*
*Yang mereka pertahankan bukan rakyat. Tapi SISTEM YANG MEMISKINKAN RAKYAT.*
Itu sebabnya kita harus lawan dengan *LOGIKA + SEJARAH + DATA.*
Mahasiswa tidak bisa membedakan Pemerintahan dengan Negara kalau ngomong Kemerdekaan itu ngomong negara kamu akan berhadapan dengan sekuruh rakyat Indonesia
KEMBALI KE UUD 1945. KEMBALI KE JALAN PANCASILA."*
NKRI HARGA MATI.

