Kepengurusan Baru DPC PPP Lebak Resmi Disahkan, Siap Perkuat Struktur Partai

PIMPINAN DAN ANGGOTA BESERTA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN TANGERANG Mengucapkan: DIRGAHAYU REPUBLIK I

Kepengurusan Baru DPC PPP Lebak Resmi Disahkan, Siap Perkuat Struktur Partai

Agustus 15, 2026 | Agustus 15, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T00:58:57Z
LEBAK,DETIKSATU.COM || Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak periode 2026–2031 resmi disahkan. Pengesahan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP kepada jajaran kepengurusan baru di Kantor DPC PPP Kabupaten Lebak, Jumat (14/8/2026).

SK tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC PPP Kabupaten Lebak yang digelar pada Juni 2026. Penyerahan SK dilakukan langsung Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Neng Siti Julaiha, dan dibacakan Sekretaris DPW PPP Banten, Uhen Zuhaeni.

Prosesi penyerahan SK turut dihadiri jajaran pengurus baru DPC PPP Kabupaten Lebak, pengurus DPW PPP Banten, tokoh masyarakat, ulama, serta kader PPP.

Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Asep Nuh dipercaya sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak. Ia didampingi Hanna Aulia Zein Adzmika sebagai Sekretaris dan Muhi Bustomi sebagai Bendahara, bersama jajaran Pengurus Harian, Majelis Pakar, dan Majelis Syariah.

Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, mengatakan kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan sekaligus memperkuat kerja politik yang telah dibangun pada periode sebelumnya.

Menurut Neng, salah satu target utama PPP Lebak adalah mempertahankan kursi legislatif yang telah diraih sekaligus merebut kursi di daerah pemilihan (dapil) yang sebelumnya belum berhasil dimenangkan.

“Saya kira apa yang sudah saya lakukan beserta kepengurusan sebelumnya, saya berharap betul agar bisa diikuti dan ditindaklanjuti oleh kepengurusan sekarang, dengan bisa mempertahankan kursi-kursi yang sudah ada dan bisa mengisi kursi yang ketika periode sebelumnya belum tercapai,” ujar Neng dalam sambutannya.

Mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak itu juga meminta struktur organisasi yang telah dibangun sebelumnya tetap dipertahankan dan diperkuat hingga ke tingkat bawah.

Ia mengakui setiap ketua memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan strategi baru dalam membesarkan PPP di Kabupaten Lebak.

“Saya dengan Pak Nuh pasti memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Tapi saya yakin Pak Nuh bisa menyusun skema dan strategi yang mampu menghasilkan goal-goal cantik. Goal-nya adalah mengisi dapil yang masih kosong sekaligus mempertahankan perolehan kursi yang sudah ada,” katanya.

Neng juga mendorong DPC PPP Kabupaten Lebak segera mempercepat konsolidasi organisasi, termasuk melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab).

“Kami berharap DPC-DPC, terutama DPC Kabupaten Lebak, sudah bisa melaksanakan musyawarah anak cabang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak, Asep Nuh, menyatakan siap menjalankan amanah kepengurusan periode 2026–2031 sekaligus menindaklanjuti arahan DPW PPP Banten.

Menurut Nuh, pembenahan struktur partai menjadi salah satu prioritas awal. Konsolidasi akan dilakukan mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga struktur partai di tingkat desa.

“Ke depan kita berawal dari pembenahan struktur PAC. Saya berharap teman-teman fraksi juga ikut memantau pembenahan Musancab nanti,” kata Nuh.

Nuh menilai penguatan struktur organisasi semakin penting untuk mempersiapkan PPP menghadapi proses verifikasi partai politik menjelang Pemilu mendatang.

Ia mengatakan proses tersebut tidak dapat dianggap ringan karena keberadaan serta keanggotaan struktur partai akan menjadi bagian yang diverifikasi.

“Ini luar biasa berat. Nanti KPU akan mengecek keanggotaan masing-masing. PAC-PAC yang dibentuk akan dicek satu per satu. Kalau ada yang gagal, kita bisa tidak menjadi peserta pemilu,” tegasnya.

Karena itu, Nuh meminta seluruh kader tidak memandang pembenahan struktur hanya sebagai pekerjaan administratif. Menurutnya, struktur organisasi yang kuat merupakan fondasi untuk meningkatkan kembali kekuatan politik PPP di Kabupaten Lebak.

Selain konsolidasi internal, Nuh menargetkan peningkatan keterwakilan PPP di lembaga legislatif, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun DPR RI.

“Kondisi ini harus menjadi pelecut semangat seluruh kader untuk bekerja lebih serius. Tujuannya supaya suara PPP bisa meningkat, ada keterwakilan di provinsi, ada keterwakilan di DPR RI, bahkan kita juga bisa mendapatkan kursi pimpinan,” ujarnya.

Nuh mengatakan PPP Kabupaten Lebak memiliki sejarah panjang dalam politik daerah. Partai berlambang Ka'bah tersebut pernah menempatkan kadernya sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Lebak.

Ia optimistis sejarah tersebut dapat kembali terulang apabila seluruh kader bekerja secara konsisten dan membangun kekuatan partai dari tingkat bawah.

“Dulu kita juga pernah menjadi pimpinan di DPRD Kabupaten Lebak. Mudah-mudahan ke depan apa yang kita cita-citakan dan inginkan bisa tercapai,” ucapnya.

Menutup keterangannya, Nuh meminta dukungan seluruh jajaran partai untuk menjalankan amanah kepengurusan periode 2026–2031. Ia memastikan arahan DPW PPP Banten akan segera ditindaklanjuti, khususnya dalam konsolidasi dan pembenahan struktur organisasi.

“Yang sudah tadi disampaikan dan diarahkan Bu Ketua sudah saya catat. Ke depan pasti saya lakukan dan saya tingkatkan. Mohon dukungan dan arahannya,” pungkas Asep Nuh.

(Jul)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kepengurusan Baru DPC PPP Lebak Resmi Disahkan, Siap Perkuat Struktur Partai