Lahan 2 Hektare di Sukaresmi Dikembangkan, Jagung Hibrida Mulai Berbuah

Lahan 2 Hektare di Sukaresmi Dikembangkan, Jagung Hibrida Mulai Berbuah

Agustus 11, 2026 | Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T09:08:00Z
CIANJUR,DETIKSATU.COM || Program pemanfaatan lahan kritis, lahan tidur, dan lahan tidak produktif yang dijalankan Kodam III/Siliwangi di Kabupaten Cianjur memasuki hari ke-100. Di lahan seluas 2 hektare di Kampung Beunying, Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, tanaman jagung hibrida yang dibudidayakan kini mulai berbuah.
Perkembangan tersebut tercatat dalam kegiatan pemanfaatan lahan pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan dilaksanakan di wilayah Desa Pakuon dengan melibatkan lima pekerja, dua personel pendukung, dan satu Babinsa.

Babinsa Desa Pakuon, Serka Wardoyo dari Koramil 0804/Cipanas, mengatakan sejumlah tahapan kegiatan pengelolaan lahan telah selesai dilakukan. Tahapan tersebut meliputi pembersihan dan penggemburan lahan, penanaman jagung hibrida, pemupukan dengan pupuk kandang dan NPK, pembersihan gulma, serta pemupukan menggunakan Poska.

"Tanaman jagung yang sudah mulai berbuah saat ini mencapai sekitar 65 persen," kata Wardoyo dalam laporan perkembangan kegiatan, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan pemantauan di lokasi, pertumbuhan tanaman jagung tercatat bervariasi. Tinggi tanaman berada pada kisaran 125 sentimeter hingga 210 sentimeter, dengan ukuran yang dilaporkan antara lain 125, 170, 190 dan 210 sentimeter.

Selain pemupukan dan pembersihan gulma, perawatan tanaman dilakukan melalui penyiraman pada pagi dan sore hari. Benih jagung hibrida yang ditanam juga dilaporkan telah tumbuh.

Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan dua unit mesin babat rumput, lima sabit, dan lima cangkul.

Hingga pelaksanaan kegiatan hari ke-100, tidak dilaporkan adanya kejadian menonjol atau kendala di lapangan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi aman.

Program tersebut menyasar lahan seluas 2 hektare di Kampung Beunying, RT 02/RW 01, Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi. Pengelolaan lahan dilakukan melalui tahapan pembersihan, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, serta perawatan tanaman jagung hibrida.

Dengan tanaman yang mulai memasuki fase berbuah, kegiatan pemanfaatan lahan tersebut kini berlanjut pada tahap pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan tanaman hingga masa panen.(Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lahan 2 Hektare di Sukaresmi Dikembangkan, Jagung Hibrida Mulai Berbuah

Trending Now