Detiksatu.com -+Madapangga,Bima – Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., melaksanakan peninjauan langsung terhadap pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pejabat, seperti Pasiter Kodim 1608/Bima Kapten Inf Seninot Sribakti, Danramil 1608-02/Bolo Lettu Caj Zulkarnain, serta unsur desa dan PT Agrinas sebagai pelaksana proyek Pembangunan, Jumat (2/1/2026)
Dandim 1608/Bima tiba di lokasi dan disambut oleh Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Bapak Wahyudin, S.Pd. Selanjutnya, Dandim melakukan pengecekan dan evaluasi sejauh mana progres pembangunan koperasi yang tengah berlangsung.
Selama peninjauan, Dandim menyampaikan arahan dan instruksi kepada pihak PT Agrinas agar pelaksanaan pembangunan dilakukan secara optimal, bertanggung jawab, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni rampung paling lambat 31 Januari 2026.
"Dengan keterbatasan waktu yang semakin mendesak, pelaporan berkala setiap minggu menjadi sangat penting agar pengerjaan dapat berjalan efisien dan sesuai target. Pembangunan koperasi ini kami harapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Dena dan sekitarnya," ujar Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan.
Kegiatan peninjauan ini juga menjadi bukti nyata komitmen pimpinan Kodim 1608/Bima dalam mengawal proyek-proyek pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat, memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar hingga selesai.
"Peninjauan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah binaan Kodim 1608/Bima. Kami bertekad memastikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan pihak swasta seperti PT Agrinas harus terus ditingkatkan agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai sesuai harapan bersama," ucap Dandim. (Kodim 1608/Bima)

